Sabtu, 08 September 2012

Kontroversi Alkitab (1) : Ayat-Ayat Illahi



Dalam beragama, penggunaan akal adalah mutlak dan harus. Akal adalah sebuah nikmat khusus yang dianugerahkan Allah kepada manusia dalam rangka menjaga, mengatur, mengolah, dan mempertanggungjawabkan amanat yang dilimpahkuasakan Allah kepadanya. Begitu pula, firman Tuhan pun tidak boleh ada sebuah kesalahan sedikitpun. Sebuah pertanyaan yang sangat retorik jika ada orang yang bertanya, “Pantaskah kitab suci mengandung kesalahan?”

            Kitab suci harus dijaga secara ketat oleh Allah SWT dari tangan dan otak-otak kotor manusia. Sebagaimana firman-Nya,

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.” (QS. Al-Hijr [15]:9)

            Tidak akan banyak berbasa-basi, sesuai judulnya, disini saya Insya Allah akan mengupas tentang kontroversi dalam Alkitab Kristen bersumber dari buku “Islam Dihujat: Menjawab Buku The Islamic Invasion (Robert Morey)” karya Hj. Irene Handono. Tapi saya tidak bisa berkata “mengupas tuntas” karena kontroversi Alkitab Kristen (Injil) yang saya tuliskan disini hanyalah sebagian kecil. Masih banyak kontroversi lainnya sehingga tidak mungkin dituliskan dalam satu postingan.

Tuhan itu Esa, bukan Trinitas

Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39)
Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8)
Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja: 8:23)
Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6, Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9)
Tauhid Yesaya (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3)

Yesus Bukan Tuhan dan Tidak Sama dengan Tuhan

Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10:29)
Tuhan lebih besar daripada Yesus (Yohanes 14:28)
Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasul 7:56)
Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24:36)
Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius 11:25, Lukas 10:21)
Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34)
Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30)
Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30)

Yesus adalah utusan Tuhan

            Dalil: Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30, 7:39, 33, 8:16, 18, 26, 9:4, 10:36, 11:42, 13:20, 16:5, 17:3, 8, 23, 25.

Tidak ada dosa waris dan Penebusan dosa

Para nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa waris dan penebusan dosa. Risalah Allah yang dibawa oleh semua nabi-Nya itu pada hakikatnya sama saja, yaitu tauhid dan amal shalih. Semua nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala perbuatan setiap manusia.

(Dalil: Yehezkial 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4)

Nubuat akan datangnya nabi akhir setelah Yesus (Nabi Muhammad)

Dalam alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyal akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

Dalil:  Ulangan 18:18-20: tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri seperti nabi Musa, tidak mati karena terbunuh dan semua perkataannya terjadi

 Habakuk 3:3 jo, Ulangan 33: 1-3 : tentang nabi yang berhasil meneggakkan syariat agama di tanah arab

Yesaya 29:12: nabi yang tidak bisa membaca

Yesaya 41:1-4: nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.

Yesaya 42:1-4: Nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring

Yeremia 28:9: tentang nabi yang membawa damai

Kejadian 49:1,10, dan Matius 21:42-43 : Nabi tersebut keturunan nabi Ismail

Yohanes 1:19-25 : datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus

Yohanes 16:7-15 : nabi yang mendapat julukan “penolong yang lain” dengan ciri-ciri : Manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang yang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa AS.

Sumber : “Islam Dihujat: Menjawab Buku The Islamic Invasion (Robert Morey)” karya Hj. Irene Handono. Halaman 334 – 336.

Baca Selanjutnya:

Reaksi:
Comments
1 Comments

1 komentar:

  1. Nubuat di dalam Yesaya 42 menceritakan tentang Ahmad, 'Hamba Allah' yang akan berperang dan mebawa keadilan pada agama Allah. Dia juga akan membebaskan Arabia dari amalan penyembahan berhala. Gurun, desa-desa dan kota-kota Arabia akan memuliakan dan memuji Allah. Ini adalah apa yang terjadi sehingga ke hari ini. Seluruh Arabia memuji dan mengagungkan Allah, menyanyikan kalimat Allah setiap hari.

    Dan seterusnya kita membaca Yesaya 42:18 - 25; perihal Bani Israel akan tetap tuli dan buta karena mereka mengabaikan perintah Allah yang dibawa oleh 'Hamba Allah' ini.
    ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

    Dalam Yesaya 42:1, ianya bukanlah kebetulan jika kita melihat pada penulisan אתמך (Atmc) אחמד (Ahmd). Dan kalimat sebelum אתמך (Atmc), adalah עבדי (Abedi ~ Hamba Ku). Nubuat ini tidak lain merujuk pada Ahmad, Abedallah (Ahmad, Hamba Allah).

    Istimewanya penulisan אתמך (Atmc), ia satu kalimat yang meperihalkan nubuat akan datangnya Hamba Allah serta ditulis sekali sahaja dalam Alkitab. [Apakah pena yang menulis salah menyalin atau ianya kesalahan yang disengaja?]

    Bani Israel telah menerima nubuat kedatangan Ahmad namun malang, hanya sedikit yang menerima.

    BalasHapus

Jangan jadi silent reader, giliranmu bercuap-cuap ria.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...