Minggu, 09 September 2012

Kontroversi Alkitab (5): Kesaksian Para Teolog Kristen



Dr. G.C Van Niftrik dan Dr. B.J. Bolland :
“Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam alkitab, kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan, tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan-kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah dating kepada kita dengan perantaraan manusia.” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta, 1967, hal 298)

Dr. Mr. D. C Mulder :
‘Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya? Hal itu belum tentu. Sudah berapa kali kita menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur…. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena Raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963, hal 205)

Dr. Welter Lempp:
“Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian hal 58), “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal 65)

Dr. R. Soedarmo :
“Dengan pandangan bahwa kitab suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam kitab suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu, kitab suci dengan bentuk sekarang masih dapat diperbaiki. “ (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam perjanjian baru pun ada kitab-kitab yang diragukan, antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut-sebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49)

Baca Sebelumnya

Baca Selanjutnya:


Reaksi:
Comments
2 Comments

2 komentar:

  1. bible adalah sebuah kitab yg tdk suci lagi yg ditulis oleh mr paulus tarsus cs misionaris cs

    BalasHapus
  2. @Berdasarkan penelitian, yang benar2 kata Yesus cuma 18%

    BalasHapus

Jangan jadi silent reader, giliranmu bercuap-cuap ria.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...