Selasa, 03 Agustus 2010

Amanah sebagai Intelektual


Malam itu, pada tanggal 30 Juli 2010 aku mau menari-nari kecil. Akhirnya aku masuk divisi Intelektual! Acikkkk... Horeee..... *lompat-lompat*
Well, rada lebay sedikit teu nanaon toh? Soalnya dari sekitar 170 santri, hanya terpilih tujuh orang yang menjadi intelek. Sementara, ketika magang kemarin aja banyak banget yang menginginkan menjadi intelek, sehingga ketua marhalah perlu mengurangi beberapa orang. Apalagi sewaktu LDK, jika mereka ditanya mau jadi apa, banyak yang keinginannya jadi Intelek. Aku mungkin satu dari sekian puluh mereka yang ingin jadi intelek...
Satu hal yang bisa aku lakukan dengan menjadi intelek, aku akan megang ekskul Jurnalistik! Itulah salah satu penyebab terbesar kenapa aku terobsesi menjadi intelek. Aku harap aku bisa membuat eskul jurnalistik lebih baik daripada sebelumnya.
Terlepas aku menjadi intelek atau tidak, sekarang aku sudah menjadi OSHK dan aku sudah menjadi anutan bagi santri lain. Semua ini pasti terasa berat jika tidak ada kesungguhan. Walau masa pelantikan sudah berlalu, tapi sumpah kami akan melaksanakan ketentuan Husnul Khotimah dan menjalankan tugas-tugas sebagai OSHK akan dipertanggung jawabkan di akhirat sana. Aku harap aku bisa menjalankan amanah ini dengan baik, sehingga menjadi pemberat dalam timbangan amal baik juga. Bukan sebaliknya. Do’ain ya!

Reaksi:
Comments
2 Comments

2 komentar:

Jangan jadi silent reader, giliranmu bercuap-cuap ria.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...