Kamis, 13 Oktober 2011

Duh... Cinta!


“Kadang kala orang yang benar-benar mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cintanya padamu. Karena dia menghormati penjagaan hatimu dan dia takut suatu nanti kau akan tersakiti.”
_sahabatku Melani_

Duh… bahas cinta-cintaan lagi niy. Hehehe n_n, padahal penulis sendiri masih terlalu naïf untuk koar-koar masalah C.I.N.T.A. Soalnya, berpetualang dengan lima huruf ini gak abis-abis sih. Setuju?? Akuur dong...

Saat cinta menggoda… ehem-ehem! Berpapasan dengan si doi serasa dunia berhenti berputer. Terus terkena sudden heart attack gitu, dan bisa-bisa bola mata berubah bentuk jadi lovE begono. Serasa seisi dunia taman bunga semua….!! Sambil berharap kalau dialah yang namanya tertulis di lauh mahfudz untuk kita. Betul atau betul?

Bro en sis, jika virus merah jambu mulai merayapi hatimu, you must keep yourself in alert! Sebelum cintamu membabi buta menikam kalbu, sebelum rindumu menggunung menutupi pandanganmu ke depan. Jangan sampai deh amnesia bahwa cinta pada Allah pertama dan paling utama. 

Penulis ngerti banget, emang berat menerima takdir kalau si doi bukan jodoh kita. Tapi ambil positifnya aja ya… mungkin Allah menakdirkan kamu bertemu dengan orang yang salah agar kamu belajar sebelum bertemu dengan orang yang tepat. 

Penulis juga ngerti banget, kalau melakukan gak semudah menyampaikan. Terkadang hati tidak setegar pikiran menerima kalau si doi bukan jodoh kita. Si doi yang gak pernah absen dalam sholat istikhoroh tiap malem, tapi absen saat walimahan. Apakah Allah salah menulis skenario-Nya?

Tidaaaaaaaaaaaaaaaakkkkk……………….!!!!

Allah gak pernah salah nulis skenario-Nya. Toh, dunia gak selebar daun kelor! Dari ujung Sumatera sampai ujung Papua, masa sih gak ada yang jauh lebih baik daripada si doi? Toh, jodoh sudah tercatat. Tinggal caramu mau menjemputnya dengan cara halal atau haram. See? Kamu punya pilihan loh.

Seperti apapun kenangan indah yang pernah terukir antara kamu dan doi, jalan di depan masihlah panjang. Kenangan hanyalah bentuk keterikatan dengan masa lalu, jika kau mengikat dirimu pada kenangan, kau gak bisa melangkah menuju masa depan. Jadi, kebahagiaanmu jangan kau gantungkan pada kenangan. Apalagi kebahagiaanmu kau gantungkan pada satu orang. 

Duhh… cinta-cinta…! terkadang juga cinta tak selamanya indah. Saat mengetahui ternyata cinta kita bertepuk sebelah tangan, langit rasanya mendung melulu. Hati pun hancur berkeping-keping, seperti serpihan kaca yang dibanting. Pada akhirnya jadi mikirin diri sendiri yang punya banyak kekurangan dan melihat orang yang si doi suka ternyata lebih rupawan dan punya banyak kelebihan dibandingkan diri kita. Apa itu artinya kita gak istimewa?

Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkk……………….!!!!

Kita itu udah terlahir istimewa! Oke, jika dimisalkan orang yang si doi itu emas dan kita sulfur. Emas itu sangat berharga dan indah. Sementara sulfur? Siapa bilang sulfur gak lebih berharga daripada emas? Meskipun harganya murah, tapi sulfur lebih berharga daripada emas. Kalau gak ada sulfur semua orang dakian dan bau. Tapi karena ada sulfur, semuanya jadi serba teratur. See? Semua orang punya keistimewaan masing-masing! Gak perlu sedih, gak perlu galau kalau cinta bertepuk sebelah tangan. Jodoh emang gak bisa diukur, tapi ada Allah semuanya jadi teratur. Akuuuurr...?

Okke deh, itu baru kalau cinta bertepuk sebelah tangan. Nah, kalo cinta bertepuk tangan??? Pok ame-ame deh… hehehe n_n. 

Sinyal pun datang, kalau ternyata cintamu bertepuk tangan (maksudnya berbalas. Hhe n_n). Tinggal pasang kuda-kuda sepertinya si doi bakal nembak nih. Ngitung kancing deh, terima atau tolak ya??? Terima... tapi tahu haramnya pacaran. Tolak... tapi takut si doi sakit hati.  Hayo... pusing deh!

Berabe juga kalau sampai si fulan nembak si fulanah, apalagi kalau si fulanah gak punya jurus ampuh buat menangkis tembakan itu. Wah akhirnya jatuh ke lubang hitam bernama pacaran. Padahal pacaran cuma merusak hubungan yang tadinya baik-baik, tambahannya dosa pula!

Menurut penulis, nembak di saat belum tepat itu gak keren. Kenapa gak keren??

  1. Bukti tidak bisa menahan hasrat sesaat.
  2. Membuat si fulanah merasa gagal jaga hijab
  3. Tidak menyadari tanggung jawab dari ucapannya itu sangat BESAR.
  4. Tidak sabar pada takdir Allah bahwa semuanya akan mengalir dengan indah.
  5. Membuat ucapan itu tidak spesial lagi saat pernikahan.
So, jika belum siap menikah, lebih baik jauhi dirinya untuk memuliakan penjagaan hatinya. Kalaupun pada akhirnya dia bukan jodohmu, Allah pasti menyiapkan seseorang yang jauh lebih baik koq. Kalau pada akhirnya dia jodohmu, selamat ya, kau sudah menjemputnya dengan cara yang halal dan kau sudah menjadikan bahtera pernikahan itu lebih spesial. Cieee....

Apa yang kau lakukan sekarang? Lebih baik jalani saja apa yang tepat ada di hadapanmu. Bagaimana kau mau melangkah lebih jauh sementara kau tak memulai satu langkah kecil pun? Catat ini ya, masa depanmu tidak diraih dengan lamunan. Teruslah melangkah bahkan walau kau harus merangkak untuk menggapainya.

Satu catatan terakhir, terimakasih untuk seseorang yang telah menginspirasiku menulis artikel ini. Maaf baru mengerti sekarang

Qonita, 12 Oktober 2011

Minggu, 21 Agustus 2011

Inilah Hidup


Hidup ini menyajikan sejuta cerita, sejuta kisah, sejuta perasaan, dan sejuta kenangan. Walau terkadang garis takdir tak berjalan sesuai dengan keinginan kita, tapi hidup hadir dengan sejuta pilihan. Dan setiap pilihan membawa kita pada takdir yang berbeda-beda yang juga sudah tercatat di lauh mahfudz.
Inilah hidup, jutaan cerita di dalamnya tak mampu kugali hanya dengan bahasa pena. Sekali lagi, inilah hidup. Seperti lautan yang dalam, bukan hanya ikan warna-warni dan mutiara di dalamnya, tapi juga terkadang ada binatang buas, bangkai kapal, juga bangkai manusia. Dan Allah menciptakan semua ini pasti terdapat banyak pelajaran yang berharga, tak ada yang sia-sia.
Islam mengajarkan umatnya untuk zuhud terhadap dunia. Dengan berbekal keikhlasan dan keyakinan, remaja muslim harus tetap istiqomah menapaki jalan surga. Sayangnya, banyak dari remaja sekarang yang matanya dibutakan oleh keindahan dunia. Adakalanya, karena tidak ingin kehilangan dunia maka sebagian remaja itu meninggalkan akhirat seakan tak punya pilihan lagi. Padahal kita bebas memilih kemana langkah kaki kita arahkan.
Untuk itu sahabat, jangan salah memilih hidup. Kata orang bijak, dalam hidup ini kita tidak memiliki apapun kecuali pengalaman. Jika kita tidak memiliki pengalaman, berarti kita tidak memiliki kehidupan. Jadi milikilah mimpi yang besar, cita-cita yang tinggi, yang hanya didapat dengan pengorbanan besar. Karena dengan begitulah, kita dapat merasakan nikmatnya saripati hidup.
Jika kita mengalami kegagalan dan terjatuh, segeralah sadar. Berarti masih banyak ilmu Allah yang belum kita ketahui. Bangkitlah dan pelajari. Jadikan itu semua itu sebagai sarana bagi kita untuk lebih dekat lagi kepada Allah.
Seberat apapun beban hidup kita hari ini, sebesar apapun godaan yang dihadapi, sejauh apapun cobaan yang harus kita jalani. Jangan pernah berhenti berharap, karena harapan itu akan selalu ada. Harapan adalah sumber kekuatan dan wujud dari harapan adalah doa. Sementara doa adalah pintu kebaikan dan senjata orang beriman.
Inilah hidup dan hidup adalah universitas yang sebenarnya. Dimana bahkan setiap debu yang beterbangan, rumput yang kita injak, setetes embun yang menempel di sehelai daun merupakan ilmu Allah yang tersirat.
Inilah hidup, terkadang kita berada di persimpangan dihadapi berbagai pilihan, terkadang pula kita menemukan cinta semu yang tumbuh kokoh dalam lubuk hati, mengalir bersama desiran darah, dan hadir dalam setiap embusan napas. Yang pada akhirnya membawa kita pada kelumpuhan logika seakan kita tidak dapat hidup jika tak bersamanya, dan membuat kita menunda banyak hal karena mengingatnya.
Sahabat, jika virus merah jambu sudah merayapi hatimu maka jawablah pertanyaanku, sudah siapkah menikah? Jika belum berapa porsi cintamu pada Allah dibandingkan dirinya? Berapa sering kau mengingat Allah dan berapa sering kau mengingatnya? Dan sadarkah dirimu pada apa cintamu bermuara?
Sebagai remaja, sudah menjadi fitrah untuk tertarik pada lawan jenis. Tapi sebagai remaja muslim, sudah seharusnya kita merasa takut jika jatuh cinta pada seseorang yang akan membuat kecintaan kita pada-Nya terkikis. Sudah seharusnya kita takut murka Allah dan dosa atas hijab yang sempat tersingkap. Satu pesanku, rahasia terindah Allah sudah tercatat di Lauh Mahfudz, dan akan tersingkap di saat yang tepat. Jadi tenanglah sahabatku, kau mungkin tahu 1000 keinginanmu, tapi Allah Maha Mengetahui 1000.000 kebutuhanmu. (qon/dari berbagai sumber)

Rabu, 08 Juni 2011

Lomba Menulis Cerita Remaja, LMCR 2011

Info lengkap di: http://www.rohto.co.id/

Lomba Menulis Cerita Bahasa Daerah

Info lengkap: www.sangbara.com

Lomba Menulis Kenangan Indah

KETENTUAN LOMBA
- Lomba ini terbuka untuk semua kalangan.
- Artikel yang dilombakan adalah maksimal ditulis 3 halaman kertas A4 dan merupakan asli pengalaman hidup dari penulis.
- Cantumkan nama, alamat email, serta no. telp. yang dapat kami hubungi di bagian atas artikel.
- Penulis dapat mengirimkan lebih dari 1 artikel dan dikirimkan melalui email keheru@elscharacter.com atau herupri@ymail.com.
- Lomba berlangsung dari tanggal 1 Mei 2011 jam 06.00 dan berakhir pada tanggal 31 Juli 2011, jam 24.00 WIB.
- Semua artikel yang masuk akan menjadi hak bagi pihak ELS sebagai penyelenggara. Panitia akan memberikan penilaian se-obyektif mungkin yang akan cenderung kepada bentuk keaslian artikel dan menariknya isi artikel tersebut.
- Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:
Edu Life Skilss – School of Character
Telepon. 021 55965850
atau bisa dilihat di site kami.
FB. www.facebook.com/ELSCharacter
Tw. @elscharacter
www.elscharacter.com

Kompetisi Cerpen Pelajar 2011

Dengan Mengusung Seni Sastra didalam kepribadian menulis bagi para penerus bangsa, Pelajar Tanah Air didalam berkompetisi menulis bebas dalam bentuk Cerpen (Cerita Pendek) yang bertemakan “Indonesia dan Pena”.
Kompetisi Cerpen ini dikhususkan untuk Pelajar SD, SMP, SMA dan Mahasiswa diseluruh Tanah Air.
Tema yang bertajuk “Indonesia dan Pena” dapat dikategorikan seperti:
  1. Cerita Lingkungan Hidup sehari-hari.
  2. Cerita tentang penyalahgunaan aturan-aturan di Indonesia.
  3. Cerita tentang Bencana Alam.
  4. Cerita dengan nuansa Cinta, Kepada; Orang Tua, Sahabat, Pacar, Tanah Air, dll.
  5. Cerita Horor/Misteri yang pernah dengar dari orang lain/dialami sendiri.
  6. Cerita Lucu, Seru-seruan, Gokil, Jayus, Jahil, yang pernah ada.
  7. Cerita tentang tokoh yang paling kamu kagumi/idolakan.
Persyaratan :
  1. Memiliki blog/web pribadi dan wajib memasang banner “Indonesia dan Pena” pada blog dan didalam tulisan Cerpen yang akan diikutkan kompetisi ini.
  2. Lomba berlaku bagi pelajar SD, SMP, SMA dan mahasiswa.
  3. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia kreatif, unik, serapan dan bahasan sehari-hari.
  4. Panjang Cerpen tidak dibatasi.
  5. Naskah diwajibkan asli/wajib asli, bukan terjemah, saduran, atau jiplakan ide dari karya lain yang sudah ada. Jika dibutuhkan, peserta siap dihubungi panitia untukmempertanggungjawabkan keaslian naskah isi dari Cerpen.
  6. Naskah tidak mengandung unsur SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan), pornografi, dan sadisme serta melanggar per’Undang-Undangan yang berlaku.
  7. Naskah belum pernah diterbitkan di media massa/buku (cetak maupun elektronik), dan tidak sedang diikutsertakan dalam kompetisi/perlombaan lain (sejenis).
  8. Atas karya yang menang, Panitia Lomba “Indonesia dan Pena” berhak menerbitkannya dalam bentuk buku, mengumumkan/memperbanyak, dan mewujudkannya kembali dalam format digital maupun non digital yang tetap merupakan bagian dari perbaikan untuk Negeri.
  9. Naskah Cerpen yang diikutsertakan akan menjadi hak panitia dan tidak dapat dikembalikan.
  10. Keputusan dewan juri mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.
  11. Melakukan pendaftaran.
  12. Memetuhi segala peraturan didalam ajang kompetisi ini.
Hadiah :
  1. Juara I : Uang Tunai Rp. 4.200.00,-
  2. Juara II : Uang Tunai Rp. 3.200.000,-
  3. Juara III : Uang Tunai Rp. 2.200.000,-
  4. Dan 7 Cerpen Fovorit akan mendapatkan Uang Tunai Rp. 200.00,-
Pendaftaran :

  1. Mengisi formulir pendaftaran. Download disini
  2. Biaya pendaftaran Rp. 10.000,- untuk 1 Cerpen.
  3. Setiap peserta hanya boleh mengikuti maksimal 2 Karya Cerpen.
  4. Naskah Cerpen dikirimkan melalui surat elektronik (email). Ke : ilmu@mail.com dan CC ke : karya@writeme.com atau ilmumenulis@gmail.com. Dengan Subjek :Indonesia dan Pena – Nama Peserta.
  5. Panitia menyatakan peserta resmi mengikuti kompetisi setelah melakukan pendaftaran yang dilampirkan struk nomor seri bank pengiriman uang pendaftaran.
  6. No Rek Bank Pendaftaran :
  • Bank BNI: 015 473-1105 Atas Nama : Aufa Imiliyana.

7. Karya peserta diterima panitia paling lambat pada tanggal 30 Juni 2011.

Ketentuan Khusus :

  1. Pengumuman pemenang akan dimuat di blog www.ilmumahasiswa.co.cc, twitter, facebook page dan dihubungi ke nomor telepon pemenang pada tanggal 10 Juli 2011.
  2. Hadiah akan ditransfer via bank ke rekening peserta.
  3. Pemenang akan mendapat pemberitahuan langsung dari Panitia “Indonesia dan Pena” melalui email karya@writeme.com dan ilmu@mail.com atauilmumenulis@gmail.com
  4. Semua peserta berhak menjadi anggota Facebook page Ilmu Mahasiswa.
  5. Penerbitan karya pemenang tanggal 17 Agustus 2011
  6. Panitia tidak melayani korespondensi dalam bentuk apa pun berkaitan dengan kompetisi Indonesia dan Pena ini.

Info :

Imelda Fauziah : 0313 4117525
Radit D : 085732 4567 65 / 085732 4567 17
YM/GT : ilmumahasiswa

Download GenQ Paper

GenQ Paper adalah nama majalah sekolah di Husnul Khotimah yang khusus santri putri. Nah, kali ini saya menyediakan bentuk pdf-nya. Belum semuanya saya convert jadi PDF karena suatu hal. Untuk sekarang dua aja dulu, ya... Silakan download...

GenQ Paper (GP) Edisi Januari 2011 - COSPLAY

GenQ Paper (GP) Edisi April 2011 - Save Our Earth

Minggu, 22 Mei 2011

[Puisi] Ketika Kehidupan Dipertanyakan

Oleh : Thufailah Sungkar


Langit masih bertahta di singgasananya

Temani hari yang berputar setiap detiknya

Sejenak kata ingin lukiskan sebuah makna

Diatas kanvas putih yang tak ternoda

Iyakah semua ini nyata

Atau hanya sekadar dunia maya

Dan ku tak mengetahuinya…

Sedang tidur atau bangunkah aku?

Sedang bermimpi atau nyatakah aku?

Di bawah naungan awan

Laksana kapas yang begitu lembut

Dalam gulita kurenungi

Apa rahasia hidup ini

Yang kadang begitu menyakiti

Bagai pedang yang ingin menghunuskan

Tumpahkan darah

Kala waktu terbuang

Ketika asa teteskan air kesedihan

Kala hati begitu lemah dan rapuh

Selintas fikir merekah

Kapan senyum kan kusapa

Seara mentari fajar pagi

Yang tampak begitu indah

Laksana panorama yang sempurna

Namun akhirnya kusadari

Hanya Tuhan yang mengerti

Tentang skenario hidup ini

Yang kadang belum kuketahui

Tentang hikmah dari semua yang terjadi

Yang begitu indah bila dapat memaknai

Karena hidup adalah misteri

Yang harus dipecahkan

Karena hidup adalah teka-teki

Yang harus ditemukan jawabannya

Karena hidup adalah rangkaian puzzle

Yang harus disusun hingga sempurna

Bila hatiku meredup

Dalam benak ku ingat satu kata

Bahwa surai pelangi nyatakan satu pesan

“Segelap apapun keadaan yang terjadi dalam hidup, jangan pernah menutup mata untuk melihat kemungkinan, karena selalu ada peluang di sana.”

Jumat, 20 Mei 2011

[Puisi] Mencari Makna Kehidupan

Oleh : Tinna Hadyana Safitri

Sering aku termenung

Mencari makna tentang hidup

Tentang napas yang tak henti

Tentang tubuh yang masih berdiri

Sekilas pandang cakrawala

Rasakan kelembutan laut

Sadari kekuatan tanah tempat berpijak

Dan sang surya, yang tak pernah mengeluh

Sesaat mengalami cinta

Walau semu tapi terasa indah

Kadang menjerat dalam penderitaan

Mengotori jiwa dengan noda hitam

Atau juga terjatuh dalam keterpurukan

Pada kenyataan dunia yang tak terelakkan

Bahwa hidup tak selamanya mudah

Karena jurang kehidupan berada dimana-mana

Semakin lama aku berjuang

Aku semakin tidak mengerti

Akan apa yang sebenarnya disembunyikan hidup

Yang selalu menjadi teka-teki jiwa

Pertanyaan itu kian menggunung

Membangkitkan rasa penasaran

Yang tak jua terjawab

Memaksa hati tuk menjawab

Apa sebenarnya makna hidup

Struktur Kepengurusan FLP Ranting Husnul Khotimah (Putri)



Ketua : Wenty Gafrina Martin

Wakil Ketua : Yesya Aulia

Sekretaris : Aisyah Sa’diyah

Bendahara : Zulfa Sania

Sie Kaderisasi

Koor : Maryam Qonita

Bendahara : Tinna Hadyana

Anggota : Elisa Wulandari, Sabrina Khoiruzadi, Ilma Iliyin, Azzahro Waniatul, Sumayyah, Asma Khanifah, Nabila Khalida, Zakiyah Riris, Isma Dzakirah (PJ: Aisyah Sa’diyah)

Sie Humas

Koor : Nurhaya Afifah

Bendahara : Sanivesa Tafak Maulina

Anggota : Nurul Ihsani, Zahra Nurul K, Sumayyah Syahidah, Zahra Muthmainnah, Husna Nur F, Nida Rosyidah, Shofiyah Banan, Rifka Aisyah, Aminatuzzuhria (PJ: Zulfa Sania)

Sie Event Organizer

Koor : Zakiyah Rahma

Bendahara : Salma Muadzaroh

Anggota : Maryam Amatullah, Sabila Rosyida, Thufailah Sungkar, Sarah Fauzia, Maulidina Wirdani, Andia Dwi, Izzah Ifadah, Sahara Hamas, Sintia Tri Arti (PJ: Yesya Aulia)