Saturday, October 30, 2021

10 Cara Membiayai Kuliah di Amerika Serikat

Banyak dari pelajar Indonesia berpikir bahwa jumlah beasiswa yang tersedia sangatlah sedikit. Tidak seperti yang mereka duga, jumlah beasiswa sangatlah banyak. Saking banyaknya, seperti mangga pada musim panen. Tentunya tidak semua mangga terlihat dari luar pohon, ada mangga yang perlu dicari secara mandiri dengan memanjat ke pohon. Begitu pula beasiswa, jumlah beasiswa sangat banyak, namun hanya mereka yang mencarinya yang dapat memperolehnya. Selain beasiswa, ada pula berbagai cara lain untuk membiayai kuliah di Amerika Serikat. Berikut 10 Cara Membiayai Kuliah di Amerika Serikat.

University-based scholarship

Sebagian besar universitas akan menawarkan semacam bantuan finansial untuk mahasiswa internasional, maka pastikan bahwa saat kamu memilih universitas, mereka menawarkan entah partial atau full financial aid. Riset website universitas untuk mempelajari tentang pilihan-pilihan beasiswa yang mereka tawarkan. Salah satu cara yang saya lakukan adalah dengan melakukan googling “[Nama universitas] scholarships for international students.”

Need-based Scholarship

Beasiswa ini didasarkan kepada kebutuhan finansial dari mahasiswa. Beberapa universitas menawarkannya untuk membantu menutupi sebagian kekurangan SPP dari mahasiswa yang telah diterima jika mereka mampu menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan finansial dan tidak mampu menutupinya dengan cara lain. Beasiswa ini juga berpotensi untuk menutup seluruh biaya SPP kamu. Yale University menawarkan need-based scholarship bagi mahasiswa internasional tingkat sarjana.

Merit-based scholarship.

Beasiswa ini ditunjukkan untuk mahasiswa yang telah menunjukkan pencapaian akademik yang mengesankan. Sebagai contoh, mahasiswa tersebut telah berpartisipasi dalam kompetisi, mengambil ekstrakurikuler dan unggul dalam kegiatan komunitas atau wirausaha. Pencapaian ini dapat dalam bentuk apapun selama kamu stand out. New York University merupakan salah satu universitas yang menawarkan Merit-based scholarships.

Government-funded Scholarships

Pemerintah Amerika Serikat menawarkan berbagai program beasiswa untuk mahasiswa internasional. Begitu pula pemerintah di Indonesia. Salah satu contoh dari beasiswa yang dibiayai dari lembaga pemerintah adalah Fulbright dan LPDP.

Privately-funded Scholarships

Terkadang, private business maupun donor akan memberikan beasiswa untuk mahasiswa internasional. Biasanya juga ditujukan kepada negara-negara berkembang dan kelompok minoritas, atau untuk bidang studi yang spesifik. Kamu perlu melakukan riset mengenai organisasi yang membiayai mahasiswa internasional yang disesuaikan dnegan budaya, agama atau latar etnis kamu.

International Organizations.

Banyak dari organisasi internasional yang besar menawarkan beasiswa untuk mahasiswa internasional, seperti beberapa cabang dari PBB, bank dunia, atau juga organisai lainnya seperti Gates Foundation dan Ford Foundation. Tetapi umumnya, setiap kali organiasi ini membuka lowongan beasiswa, seleksinya akan sangat kompetitif. Sebagian besar pula ditujukan untuk mahasiswa pascasarjana dan bukan sarjana.

Student Loans.

Saya tidak menyarankan siapapun untuk mengambil student loan, tetapi merasa perlu mencantumkannya disini sebagai salah satu opsi yang mungkin diambil. Mahasiswa internasional juga berhak untuk mengajukan private international student loans. Sebagian besar mahasiswa internasional yang mendaftar program ini akan memerluka seorang US cosigner untuk dapat apply. Co-signer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk membayar seluruh biaya Pendidikan jika kamu tidak memenuhi kewajibanmu.

Teaching assistantships

Mahasiswa pascasarjana yang sudah diterima bisa menerima pembayaran jika bekerja di dalam universitas dan menggunakannya untuk menutupi sebagai SPP atau biaya hidup. Posisi pekerjaan yang dilakukan bisa dengan mengadakan kelas kecil, menyampaikan kuliah, mengoreksi tugas, menilai makalah, konseling siswa atau mengawasi kelompok laboratorium. Jika kamu tertarik untuk menjadi teaching assistant, hubungi bagian akademik dari universitas yang kamu tuju.

Research Assistantships.

Mahasiswa pascasarjana yang sudah diterima dalam sebuah program juga umumnya bisa mendapatkan kesempatan research assistantship. Ini biasanya membutuhkan kamu untuk dapat membantu sebuah aktivitas penelitian dari anggota fakultas. Jika kamu tertarik, hubungi department dan mungkin profesor tertentu akan menghubungimu untuk dapat bekerja sama dengannya dalam mengadakan satu tipe penelitian.

Administrative Assistantships

Tidak seperti assistantships yang sebelumnya, ini tidak langsung berhubungan dengan bidang studi kamu. Pekerjaan ini biasanya dilakukan di kantor administrasi, sebagai contoh bagian pendaftaran, student affairs, residence life, atau perpustakaan. Assistantships ini juga bisa menjadi sumber pendapatan yang baik untuk biaya hidup atau menutupi sebagian kecil dari biaya SPP kamu.


#30DWCJilid33

#Day5

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Jangan jadi silent reader, giliranmu bercuap-cuap ria.

Related Posts Plugin by ScratchTheWeb