Tuesday, November 9, 2021

Bagaimana Meminta Surat Rekomendasi yang Kuat

 



Jika kamu ingin mendaftar sekolah pascasarjana di Amerika Serikat dan banyak negara lainnya, surat rekomendasi adalah salah satu bagian aplikasi yang krusial. Sebagai pendaftar, isi surat rekomendasi bukanlah sesuatu yang dapat kamu kendalikan, tetapi ada hal yang dapat kamu lakukan agar prosesnya berjalan sukses.

Pahami persyaratan aplikasi.

Pastikan persyaratan aplikasi sebelum reaching out, seperti jumlah surat rekomendasi dan siapa pemberi rekomendasi yang diminta (apakah akademisi atau profesional). Ulas juga situs program atau bicara dengan admission officers untuk mendapatkan pemahaman mengenai keterampilan akademik yang paling dihargai. Kamu bisa membagikan wawasan ini kepada seseorang yang akan memberimu rekomendasi.

Tentukan Calon Pemberi Rekomendasi

Pemberi rekomendasi adalah seseorang yang mengenalmu dengan baik secara profesional dan akademis. Bukan hanya menulis bahwa kamu adalah seorang pekerja keras, tetapi menunjukkan bagaimana kamu bekerja keras.

Seorang Stanford admission officer berkata, surat rekomendasi dari Presiden atau Ratu Inggris sekalipun takkan begitu bernilai jika tidak mampu mendemonstrasikan kualitas dirimu secara spesifik.

Minta surat rekomendasi dari jauh-jauh hari

Idealnya, buatlah permintaan resmi kepada calon pemberi rekomendasi sedini mungkin. Setidaknya satu hingga dua bulan sebelum deadline.  Kamu juga bisa memberi tahu mereka mengenai batas penerimaan surat rekomendasi.

Jika calon pemberi rekomendasi kamu sedang sibuk (seperti saat periode ujian), akan bijaksana untuk memberikan mereka waktu lebih lama.

Beri mereka keleluasaan untuk menolak.

Receiving lukewarm letters of recommendation can actually bring more harm than good. Surat rekomendasi yang ditulis tanpa antusiasme lebih membawa kerugian daripada manfaat.

Sebagai permulaan, kamu bisa bertanya, "Apakah Bapak/Ibu tidak berkeberatan untuk menulis surat rekomendasi yang kuat dan spesifik untuk saya?"

Jika mereka menolak, anggaplah sebagai hadiah bahwa kalian berkesempatan meminta rekomendasi dari orang lain yang mampu menulis dukungan yang lebih berdampak.

Sebisa mungkin adakan in-person meeting.

Mengatur pertemuan secara langsung adalah cara terbaik untuk membantu mereka menyusun rekomendasi yang menyeluruh.

Jika melakukan pertemuan offline tidak mungkin, mengirimkan email sebenarnya cukup, tetapi ini sering memberikan ruang interpretasi dan seringakali email kamu tenggelam. Jadi pastikan bahwa kamu menulis judul email yang stand out dan informatif. Sebagai contoh "Permohonan Rekomendasi untuk [Nama Kamu]”

Berikan mereka informasi tentang dirimu.

Dosen atau profesor memiliki banyak sekali mahasiswa yang mereka ajar, dan tidak mustahil bahwa mereka tidak ingat siapa dirimu. Maka dari itu, jelaskan kepada mereka bagaimana kamu, misalnya, berkontribusi dalam memberikan wawasan di kelas atau kamu pernah berkontribusi dalam kegiatan jurusan. Jelaskan juga kenapa kamu secara spesifik memilih mereka sebagai pemberi rekomendasi. Selain itu, kamu juga dapat memberikan mereka salinan aplikasi. Seperti CV, personal statement, dan transkrip nilai.

Follow up dan ucapkan terima kasih.

Jika sudah mendekati deadline dan kamu belum mendapatkan kabar mengenai surat rekomendasi, tidak masalah memberikan satu gentle reminder sebelum tanggal jatuh tempo. Kemudian, entah kamu dinyatakan lolos atau tidak, ucapkan terimakasih kepada pemberi rekomendasi dan berikan update mengenai hasilnya. Mereka telah meluangkan waktu yang sibuk untuk mendukung kualifikasi dirimu dan ini sikap ini merupakan gesture profesional yang akan membantumu lagi di kemudian hari.


#30DWCJilid33

#Day15

#Squad6

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Jangan jadi silent reader, giliranmu bercuap-cuap ria.

Related Posts Plugin by ScratchTheWeb