Selasa, 09 November 2010

Tips Agar Tidak Terjebak Pacaran



Dalam postingan sebelumnya, Dalam Islam Pacaran itu Haram, kali ini ane mau ngasih tips agar tidak terjebak pacaran. Hehe, bukan maksud ane ngelarang ini itu. Tapi, kita sebagai muslim kita mutlak tahu kalau pacaran itu haram hukumnya. Nah, ini nih ada dalil yang menunjukkan kalau cowok cewek itu gak boleh berduaan tanpa disertai mahram.
Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah sekali-kali berduaan dengan perempuan yang tidak disertai mahram baginya, karena sesungguhnya pihak ketiganya adalah setan.” (HR. Ahmad)
Yang tadi itu baru satu hadits. Masih bejibun lagi dalil yang melarang kita berpacaran. Emang sih pacaran itu manis, tapi cuma sementara. Kayak permen, cuma diemut sebentar. Udah gitu, pihak ketiganya itu setan loh! Siapa sih yang gak tahu setan? Setan tuh yang udah bikin Nabi Adam dikeluarin dari surga gara-gara makan buah kuldi. Bayangin aja, setan udah berhasil menggoda seorang nabi! Apa jadinya para cewek cowok yang berdalih bisa jaga diri nggak akan macem-macem kalau berduaan, kalau yang ngegoda mereka adalah setan?
Udah ah, langsung aja. Berikut ini tips agar tidak terjebak pacaran yang ane ambil dari buku “How To Be a True Moslem Girl” karya Mbak Deasylawati.
1. Jaga pandangan.
Menjaga bukan berarti merem, bukan berarti harus nunduk-nunduk sambil jalan (ati-ati nabrak tiang). Tapi dengan tidak menggumbar pandangan, melihat hal-hal yang gak perlu. Kalau gak sengaja ketemu cowok cakep (fakta kalau penulisnya adalah cewek), ucapkan alhamdulillah karena udah diizinin Allah ngeliat ‘barang cakep’, tapi abis itu langsung berpaling dan istighfar. Ingat, ada hadits yang bunyinya.
Jangan engkau iringkan pandanganmu kepada wanita dengan pandangan yang lainnya, karena yang pertama itu untukmu (karena tak sengaja), sedang pandangan yang berikutnya adalah tanggunganmu (dosanya)” (HR. Abu Dawud)
Kalau lagi ngomong sama lawan jenis, jangan dipandangin lama-lama, apalagi ambil kesempatan buat dipandangin lama-lama. Naudzubillah…
2. Jangan berduaan dengan lawan jenis.
Berduaan itu bukan berarti hanya berlaku kalau dua orang bersembunyi di tempat gelap yang nggak ada orang yang ngelihat. Tapi berduaan ketika orang lain gak ambil pusing dengan kehadiran dua orang itu. Misal, boncengan, mojok di kelas, mojok di kantin, mojok di mana-mana yang terlihat berduaan.
3. Menutupi aurat
Nah, kalau yang ini sih udah jelas. Nih, kalau ada cowok yang ngelihat cewek berjilbab sampai menutupi dada, gak ketat, gak carang, pokoknya nyar’i, pastinya tuh cowok bakal segan ngajak cewek itu buat pacaran. Betul nggak, para cowok?
4. Jangan menampak-nampakkan perhiasan, atau bermanis manis suara, muka dan gerakan.
Berlenggak-lenggok ala foto model pun jangan! Kayaknya kamu harus latihan jalan yang biasa aja deh.
Bermanis-manis suara juga jangan. Suara cewek juga kan hukumnya haram kalau dimanis-manisin. Kalau lagi bicara dengan lawan jenis yang bukan mahram, pake aja nada yang tegas. Jangan takut dikira galak, yang penting kamu very lemah lembut kalau sama keluargamu.
5. Hindari kegiatan yang melibatkan kerja pasangan lawan jenis.
Pada kenyataannya emang agak sulit buat menghindari kerja melibatkan lawan jenis. Tapi kamu memang kudu selektif dan sebisa mungkin menjaga diri, faktanya, kalau cewek cowok itu udah kayak magnet yang emang ditakdirkan untuk saling tertarik.
6. Jangan sering-sering membaca, melihat, atau mendengar hal-hal yang membangkitkan keinginan untuk pacaran.
Nah, ini nih penyakit parah para cewek. Biasanya para cewek kan sukanya liat yang romantis-romantis gitu kan? Baca buku tentang kisah cinta, nonton film tentang kisah cinta, dengerin gosip juga tentang cinta..
Emang gak dilarang sih, tapi jangan berlebihan. Fakta kalau ane juga nonton film tentang cinta, tapi ane mencoba untuk membatasi. Biasanya, para cewek kebayang sama tokoh utama prianya, kan? Hehehe. Apapun yang berlebihan, jadinya gak baik. So, dibatasi aja ya…
7. Nikah
Yap, bener! Nikah emang merupakan langkah yang paling efektif untuk menyalurkan dan merendam gejolak napsu. Makanya nikah sana! He.. he.. he…

Reaksi:
Comments
3 Comments

3 komentar:

  1. harus belajar nundukin pandangan nih...
    makasih buat tips2nya...bermanfaat bgt

    BalasHapus
  2. tips yang sangat bermanfaat , semoga dapat menjadi contoh untuk muslimi dan muslimah .

    BalasHapus

Jangan jadi silent reader, giliranmu bercuap-cuap ria.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...