Showing posts with label Sinopsis Drama. Show all posts
Showing posts with label Sinopsis Drama. Show all posts

Sunday, June 2, 2019

5 Drama Korea Favorit Sepanjang Masa

Drama Korea Terbaik | Drama Korea Terbaru | Drama Korea Romantis | Drama Korea 2018 | Drama Korea Terbaik 2019 | Korean Drama | Drama Korea Komedi | Download Drama Korea | Drama Korea Favorit | Drama Korea Rekomendasi

Sepuluh tahun merilis blog ini, dan ini mungkin sedikit bentuk perayaan. Sepuluh tahun mungkin udah cukup lama untuk menulis 5 Drama Terfavorit Sepanjang Masa versi saya. Tiba-tiba pengen nulis ini karena merasa ada yang agak hilang beberapa tahun belakangan ini. Sekarang drama Korea udah banyak yang kutonton, hampir semua genre, banyak yang bener-bener bagus saat menontonnya, lucu, dan menyenangkan. Tapi hanya sedikit sekali yang perasaannya bisa tetap melekat hingga bertahun-tahun. And for these drama, I never had say goodbye.

1. Gaksital / Bridal Mask (2012)


BEST DRAMA EVER. EPIC, INTENSE, REVOLUTIONARY. Sayangnya, aku dengan sangat yakin sekaligus bersedih mengatakan bahwa drama ini akan selalu ada di urutan pertama. Tepat tujuh tahun sejak episode pertama Gaksital tayang, dan aku belum bisa move on sama sekali. Sekarang, aku tidak tahu harus menggunakan kata-kata apalagi untuk bisa cukup mendeskripsikan semuanya, seperti aku telah mengeluarkan ratusan ribu kata di berbagai media dan itu tidak pernah cukup. I know I kinda pity myself for being ultimate crazy in love with this show, but I literally can't help... (menangis di pojokan). Tentu, drama ini tidaklah sempurna, namun setelah menonton banyak sekali drama, belum ada yang emosinya bisa menyamai perasaan roller-coaster antara benci, cinta, marah, sedih, kasihan, khawatir, dan semua perasaan lainnya campur aduk untuk satu karakter bernama Lee Kang To. Aaaaghhh~~!!! Kang-To ya, aku akan mencintaimu dan menempel denganmu selama bertahun-tahun.

2. My Ajusshi / My Mister (2018)


HUMAN RAW EMOTION. Menonton ini adalah sebuah perjalanan emosional tentang manusia di saat-saat tergelap dan terdalam mereka, menampilkan emosi yang sangat mentah dan telanjang, menyajikan cinta murni sesama manusia. Cinta murni di atas sekadar romantisme laki-laki dan perempuan. Hal-hal terpenting tidak terungkapkan sebagaimana kehidupan sesungguhnya, lalu drama ini tidak membiarkan kita (penonton) move on begitu saja.  Hffftt... Meninggalkan perasaan rindu yang begitu melekat dan berkepanjangan yang tidak akan kuperoleh lagi di drama lain.

3. The Princess' Man (2011)


MY TYPICAL ANGST ROMANCE. Aku ingat, butuh kira-kira 5-6 tahun setelah drama ini tayang sampai aku menontonnya dan setelah itu, aku berkata ke diri sendiri, "Selama ini kemana aja, buk??". Bad-ass hero and heroine dengan gaya Romeo and Juliet versi Sageuk. Hate-to-Love-to-Hate-to-Love kind of story and it's thrilling. Menggunakan landasan kisah nyata Joseon sebagai kerangka kerjanya dan menyajikan romantisme yang -kuat. Oh, mungkin aku gak bisa mendeskripsikannya dengan baik. Setelah drama ini usai, perasaanku mirip setelah nonton Pride and Prejudice, "yah... akan sangat lama untuk menemukan romantisme seperti ini lagi". Pride and Prejudice juga masih bertahan dalam memoriku sebagai best romance story ever, bahkan ini telah 200 tahun dari pertama bukunya Jean Austin itu dirilis. Menurutku, untuk versi Korean Drama mungkin posisi best romance ever adalah untuk The Princess' Man. Dan aku menuliskan ini dengan yakin.

4. Goong / Princess' Hours (2006)


MY YOUTH LIFE. MY FIRST LOVE. Drama ini mungkin selalu datang pertama kali di pikiran sebagai template untuk semua Drama Korea ber-genre romantis komedi. Mungkin jika dibandingkan dengan banyak sekali drama Korea se-tipe yang muncul setelahnya, kalau versiku misal The King 2 Hearts. Secara keseluruhan, Princess Hours tidaklah lebih sempurna. Alurnya lambat, tipikal cerita Cinderella klise, konspirasi politik yang tidak menyenangkan, dan akhir cerita yang aneh. Namun, sebuah drama bisa benar-benar sempurna, namun itu tidak menjadikannya serta-merta sebagai kesukaan kita, kan? Karena kesukaan adalah penilaian subjektif yang timbul dari perasaan pribadi, muncul setelah menontonnya, dan bertahan dengan sangat lama. Dan ya, drama ini mewakili memori masa kecilku sebagai anak perempuan yang hopeless romantic. Menyajikan visual yang sempurna, soundtrack yang indah, cerita masa SMA, dan cinta segitiga antara dua pangeran tampan, yang satu berkarakter Darcy (Pride and Prejudice) dan yang satu lagi hangat dan lembut, elemen-elemen ini menjadikan Goong magnet tersendiri di zamannya.

5. Answer Me 1988 / Reply 1988 (2015)


OH MY HEART, BE STILL. Aku hampir saja tidak mau menuliskan drama ini dan berusaha membuangnya jauh-jauh dari memoriku. Drama ini meninggalkan sebuah luka besar menganga di hati yang mungkin takkan pernah tertutup. I love it but it hurts me so bad. Ya, seperti mantan terindah. Satu-satunya drama yang membuat bantalku basah kuyup air mata, sampai mungkin bantal itu bisa diperas dan airnya memenuhi sebuah ember. Jung Hwan telanjur memiliki tempat tersendiri di hatiku, aku menguncinya, aku memastikan itu akan permanen. Berharap dia tidak akan terluka lagi di sana. Oke, aku akan berbicara episode 1-18 saja, anggap dua episode terakhir tidak pernah ada. 

Drama ini membuktikan, tidak perlu penjahat untuk melahirkan konflik, karena tidak ada kisah yang lebih luar biasa daripada cinta orang tua, keluarga, dan teman-teman kita sendiri. Menghangatkan hati, seperti masakan ibu di rumah. Drama ini kutonton satu episode tiga kali, saat tayang live-streaming di Korea (sehari aku menghabiskan pulsa hingga Rp 50.000,- demi kuota streaming dan download), saat sudah ada file download-nya, dan sudah rilis subtitle. Ending yang sangat mengecewakan membuatku mengalami sindrom penarikan diri dari semua drama Korea dan masalah kepercayaan hingga tidak menonton drama Korea sepanjang tahun 2016. Seorang penggemar Drama Korea berhenti menonton drama Korea selama setahun, -is a thing.


Honorable Mentions:
  • Forest of Secret: Definisi sesungguhnya drama yang jenius dan sempurna. Tidak perlu dijelaskan lebih lanjut. 
  • Time Between Dog and Wolf: Aku ingat jantungku berdetak kencang dan lututku lemas saat menonton episode-episodenya. 
  • Misaeng: Berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Mengubah perspektif akan drama Korea dan ini tumbuh dalam diriku.
  • Coffee Prince: Banyak sekali drama jadul yang dulu kita sukai, dan kita temukan banyak cacatnya. Entah pengorbanan bodoh, sakit kritis, Cinderella klise dsb. Namun Coffee Prince tetap sempurna bersama berjalannya waktu.
  • The King 2 Hearts: Tidak pernah bosan dengan Lee Seung Gi dan ya, konflik politik yang menyenangkan dan romansa yang kuat.

Saturday, January 1, 2011

Sinopsis Baker King Kim Tak Goo


Details

  • Title: 제빵왕 김탁구 / Jeppangwang Kim Tak Goo
  • Also known as: Baker King, Kim Tak Goo / Bread, Love and Dreams
  • Genre: Family, romance
  • Episodes: 30
  • Broadcast network: KBS2
  • Broadcast period: 2010-Jun-09 to 2010-Sept-16
  • Air time: Wednesday & Thursday 21:55
  • Viewership ratings: Peak=50.8%, Avg=38.6% (TNS Media Korea)

Cast

Goo family
Yang family
Other people

Production Credits

Sinopsis


Mungkin aku rada ketinggalan jaman mau ngebahas film ini sekarang, tapi aku suka banget sama film Baker King ini. Banyak nilai-nilai yang bisa diambil dan rasanya sayang kalau gak aku buat sekilas tentang drama Baker King ini.
Baker King mengisahkan tentang seorang anak bernama Kim Tak Goo, ketika usianya menginjak 12 tahun, ibunya, Kim Mi Sun menitipkan Tak Goo di rumah ayahnya yang kaya raya. Dia menginginkan Tak Goo sukses di masa depan. Sampai Tak Goo sukses, Tak Goo baru dibolehkan bertemu kembali ke ibunya. Lantas ini membuat Tak Goo sedih, dia ingin kembali ke ibunya tapi ayahnya, Gu Il Jung, yang merupakan Presiden Direktur sebuah perusahaan roti tidak mengijinkan Tak Goo kembali. Pria itu berencana mewariskan semua hartanya kepada Tak Goo.
Sementara, istri Gu Il Jung, lupa siapa namanya, tidak senang kehadiran Tak Goo karena merupakan ancaman baginya. Dia ingin anak laki-lakinya, Gu Ma Jun yang mewariskan semua kekayaan dan perusahaan milik sang suami. Dia dan Manajer Han (ajudan Gu Il Jung sekaligus ayah kandung Ma Jun) pun menghalalkan segala cara agar bisa menyingkirkan Tak Goo dari kehidupan mereka. Manajer Han pun menyuruh ayah Shin Yu Kyung (Yu Kyung adalah teman kecil Tak Goo) untuk memperkosa Mi Sun. Yu Kyung mengetahui rencana jahat ayahnya dan Manejer Han, mengirim telegraf kepada Il Jung tentang Mi Sun yang berada dalam bahaya.
Tak Goo yang mengetahui tentang telegraf itu khawatir, dia ingin menghampiri ibunya tapi Il Jung melarang Tak Goo. Pria itu memang ingin menghapus Mi Sun dari kehidupan Tak Goo selamanya. Tak Goo lalu kabur dari rumah bersama Ma Jun untuk pergi ke Cheongsan. Sebenarnya dia tidak mengajak Ma Jun tapi Ma Jun memaksa ingin ikut.
Ketika sampai disana, ibunya sudah diculik oleh ayah Yu Kyung. Tak Goo, Ma Jun, dan Yu Kyung pun berlari mengejar ibunya yang dibawa ke dalam sebuah pondok di tengah hutan. Ketika sampai disana, ayah Yu Kyung sudah tergeletak pingsan dan ibunya Tak Goo menghilang. Dia diculik oleh seorang pria dengan tato kincir angin di tangan kirinya (pria itu merupakan utusan Il Jung).
Tak Goo gagal mengejar ibunya. Sementara itu, Mi Sun mencoba kabur dari pria misterius itu. Ketika dia lari di tengah hutan, Mi Sun tidak melihat ada tebing dan dia pun jatuh ke sungai. Sementara, Tak Goo dan Ma Jun kembali ke rumah di Seoul.
Manajer Han lalu menjanjikan kepada Tak Goo bahwa ia bisa bertemu dengan ibunya, dengan syarat, Tak Goo tidak boleh kembali lagi ke rumah itu lagi. Tak Goo memenuhinya, dia berjanji tidak akan kembali. Ketika sampai, ternyata Tak Goo dibohongi. Bukannya bertemu ibunya, dia malah akan diculik oleh segelintir orang dan dibawa ke kapal. Tak Goo pun langsung melarikan diri dan bertemu dengan seorang kakek tua. Kakek itu menawarkan roti kepada Tak Goo. Tak Goo bilang kepada kakek tua itu bahwa ia sedang mencari ibunya.
12 Tahun Kemudian...
Tak Goo tumbuh sebagai pemuda berandalan. Dia pandai berkelahi dan menghajar semua mafia dan penjahat demi mencari seorang pria dengan tato kincir angin. Suatu hari, dia mendapat informasi dari seorang bos mafia bahwa orang dengan tato kincir angin yang ia cari ada di Pal Bong Bakery. Sebuah toko roti tua di Incheon. Tak Goo yang berlumuran darah karena habis berkelahi pun pergi ke sana.
Sesampainya disana, Tak Goo yang mengacau demi mencari orang dengan tato kincir angin tidak diperbolehkan masuk. Apa boleh buat? Dia pun duduk berjam-jam di depan toko itu sampai seorang kakek tua datang menghampirinya (kakek tua itu adalah kakek yang ditemuinya dua belas tahun yang lalu, sekaligus Pal Bong, sang legenda roti). Kakek itu pun menawarkan Tak Goo dua pilihan, beli roti atau belajar membuat roti.
Tak Goo lulus dalam tes masuk kerja di toko roti. Dia menggunakan indra penciumannya yang tajam untuk menentukan adonan mana yang paling cocok untuk membuat roti. Bersama dengannya, seorang pemuda bernama Seo Tae Jo, yang sebenarnya adalah Ma Jun yang sedang menyamar demi mendapatkan sertifikat pengakuan dari Pal Bong. Walau begitu, Ma Jun tidak memberi tahu pada Tak Goo bahwa dirinya adalah Ma Jun.
Di sana dia bertemu dengan seorang gadis bernama Yang Mi Sun (namanya sama dengan ibunya Tak Goo). Yang Mi Sun adalah anak pemilik toko roti sekaligus cucu dari Pal Bong, master roti. Yang pada akhirnya, Tak Goo akan bersama cewek ini.
Suatu hari, para gangster utusan Manajer Han mengacau. Mereka mendapat informasi dari bos mafia bahwa Tak Goo berada di Pal Bong bakery. Tak Goo menghajar mereka, tapi dia masih kewalahan. Hingga akhirnya, Jin Gu, salah seorang koki pembuat roti di Pal Bong bakery membantunya. Tidak sengaja, lengan bajunya tersingkap dan terlihat tato kincir angin di tangan kirinya oleh Tak Goo. Keduanya menjadi lengah dan berhasil dijatuhkan hingga akhirnya, In Mok, boss toko roti itu datang dan melempar semua gangster ke jalanan.
Akhirnya, Jin Gu memberi tahu Tak Goo bahwa ibunya Tak Goo jatuh dari tebing. Jin Gu meminta maaf atas kejadian itu, lantas itu membuat Tak Goo shock. Dia berkata tidak akan pernah mengampuni Jin Gu.
Keesokan harinya, Tak Goo tidak berangkat kerja. Pada hari itu, dia bertemu dengan teman kecilnya, Yu Kyung. Tak Goo menyadari itu Yu Kyung dari topi Yu Kyung yang jatuh, tapi tidak dengan Yu Kyung. Tak Goo berusaha mengejar Yu Kyung, tapi Yu Kyung keburu masuk ke dalam kereta api.
Tak Goo pergi mencari Yu Kyung hingga ke universitas. Tak Goo pun mengikuti Yu Kyung kemanapun Yu Kyung pergi. Sampai akhirnya Yu Kyung masuk ke dalam sebuah acara yang merupakan ulang tahun perusahaan Geosang. Perusahaan roti milik ayahnya. Bukannya bertemu Yu Kyung, dia malah bertemu dengan Manajer Han dan dia dihajar oleh para gangster itu.
Sementara Yu Kyung yang mencari Tak Goo di acara ulang tahun perusahaan malah bertemu dengan Ma Jun. Yu Kyung kecewa karena tidak bertemu dengan Tak Goo. Sementara Ma Jun mulai merasa kesal karena Yu Kyung mencari Tak Goo dan bukan dirinya.
Pada akhirnya Yu Kyung pun bertemu dengan Tak Goo di lorong bangunan tempat tinggal Yu Kyung. Ketika itu Tak Goo berlumuran darah mengembalikan topi milik Yu Kyung. Yu Kyung lalu menyadari bahwa orang yang menguntitnya selama ini adalah Kim Tak Goo.
Tak Goo berusaha kembali lagi ke Pal Bong bakery, tapi dia tidak diterima dengan mudah karena dianggap menganggap Pal Bong bakery seperti hotel murah yang bisa dimasuki dan keluar seenaknya. Sampai akhirnya, Tak Goo berhasil mencuri hati boss dengan mengetahui daging busuk untuk roti dengan menciumnya dari luar. Dia juga mencuri hati Pal Bong dengan membuat roti dari adonan yang tidak terpakai.
Hari-hari selanjutnya, Tak Goo dihadapi banyak rintangan. Sebuah kompetisi diadakan dua tahun kemudian dimana yang menang akan diberikan sertifikat pengakuan dari Pal Bong. Banyak rintangan yang dihadapi Tak Goo seperti matanya yang mengalami kebutaan, trauma dengan oven, hingga indra perasa dan penciumannya lumpuh karena ulah Ma Jun. Aku tidak akan menceritakannya secara detail, karena lebih seru jika kalian nonton sendiri di Indosiar setiap pukul empat sore, Senin-Jumat.
Yang mungkin berbeda dari film ini adalah tokoh utama cowok tidak dengan tokoh utama cewek. Pada akhirnya, Tak Goo bersama dengan Yang Mi Sun yang selalu memotivasinya dan selalu berada di sampingnya. Sementara, Yu Kyung bersama dengan Ma Jun. Banyak yang suka dengan pasangan ini karena Ma Jun bertingkah seperti Gu Jun Pyo ketika bersama Yu Kyung. Tahu kan?
Salah satu kekurangan film ini adalah, film ini sebenarnya tipikal sinetron Indonesia. Menangis di bawah hujan, orang kaya yang sangat jahat, orang miskin yang ditindas, orang mati yang sebenarnya masih hidup, kehilangan anak kandung, perebutan harta warisan, pernikahan yang tidak disetujui disebabkan perbedaan kedudukan sosial, orang yang dicari berada di tempat yang dekat dan hampir ketemu seakan-akan dunia ini cuma selebar daun kelor, dan lain-lain. Bisa dibilang Klisenya sinetron Indonesia lah, hehe. Sama seperti Brilliant Legacy yang setipe. Tahu kan, Brilliant Legacy dan Baker King ratingnya meledak di Korea. Lebih dari 40%! Membuatku berpikir, jangan-jangan kalau ide cerita film Indonesia jika di Koreakan, ratingnya bisa jadi tinggi banget. Hehe.. sotoy
Tapi terlepas dari semua itu, film ini memiliki banyak kelebihan yang tidak ditemukan di film Indonesia. Film ini seakan-akan memang dirancang untuk mengingatkan kita akan kesuksesan yang dimulai dari sangat dasar, dari nol, dari sebuah cangkang kosong yang tidak tahu apa-apa tapi memiliki tekad yang tinggi dalam meraih mimpi.
Baker King mengajarkan tentang hidup, tentang mimpi, tentang kasih sayang, harapan, perjuangan dan kepercayaan. Berikut adalah salah satu ucapan Tak Goo tentang kehidupan, Jika sesuatu yang baik terjadi padamu hari ini, itu bukanlah akhir. Dan jika sesuatu yang buruk terjadi padamu hari ini, itu juga bukanlah akhir. Dan masih banyak kata-kata lain yang memotivasi kita semua. Insya Allah gak rugi kalau nonton! (Tidak ada gading yang tak retak, correct me if I wrong).
NB : Bagaimanapun, karena yang membuatnya non-muslim, banyak sisi negatifnya yang teman-teman tidak usah ambil. So, kita ambil yang positifnya aja, ya!
Sumber
http://wiki.d-addicts.com/King_of_Baking,_Kim_Tak_Goo
DVD Baker King Kim Tak Goo


Keywords:
Sinopsis Baker King, Sinopsis Baker King Kim Tak Goo, Sinopsis Bread, Love and Dreams, Resensi film Baker King, Resensi film Baker King Kim Tak Goo, Resensi Bread, Love and Dreams, Sinopsis film baker king, kelebihan film Baker King, kekurangan film Baker King, kekurangan baker king kim tak goo, kelebihan baker king kim tak goo, keunggulan film baker king, keunggulan baker king, keunggulan baker king kim tak goo, keunggulan bread, love and dream, keunggulan bread, love, and dreams indosiar, sinopsis bread, love, and dreams Indosiar, contoh resensi film, sinopsis baker king indosiar, sinopsis baker king kim tak goo indosiar, yoon shi yoon, kim tak goo, pemeran kim tak goo, pemeran film baker king, pemeran film baker king kim tak goo, pemeran film baker king kim tak goo indosiar, pemeran baker king indosiar, pemeran bread, love and dreams, pemeran film bread, love and dreams, pemeran film bread, love, and dreams indosiar, pemeran bread, love, and dreams indosiar, pemeran drama baker king, pemeran drama baker king indosiar, pemeran drama baker king kim tak goo indosiar, pemeran shin yu kyung, pemeran gu ma jun, pemeran yang mi sun, pemeran kim tak goo, roti, toko roti, perjuangan, harapan, mimpi, film tentang motivasi, film tentang mimpi, film tentang perjuangan, film tentang sukses, film klise, drama klise, drama korea, drama korea terbaru, baker king kim tak goo, bread, love, and drems, baker king, baker king, baker king, baker king indosiar, bread, love, and dreams indosiar, drama asia indosiar, drama asia terbaru, contoh film motivasi, rating baker king, rating baker king kim tak goo, rating baker king indosiar, rating baker king kim tak goo indosiar, rating bread, love, and dreams.


Thursday, May 20, 2010

Sinopsis Drama Iljimae 1-20

 
Sinopsis drama Iljimae. Aku gak tahu apa yang harus aku posting disini, aku cuma ingin bilang aku suka banget film Iljimae… Yang ingin aku katakan, kesanku terhadap Lee Jun Ki berubah 180 derajat dari nonton perannya di My Girl terus ke Iljimae. Beda Banget!

Dia jadi pencuri yang membela hak rakyat miskin. Sejak melihat Tokoh Bidam di Queen Seon Deok, entah kenapa aku jadi suka tokoh yang bisa jadi kocak terus berubah jadi serius. Kayak Iljimae dan Bidam. Aku juga jadi suka sama tokoh yang suka pakai baju hitam-hitam (warna kesukaanku hitam), dan kesamaannya lagi mereka (Iljimae dan Bidam) sama-sama ahli pedang dan mereka juga sama-sama terpisah dengan ibunya. Walaupun banyak kesamaan, mereka tetap punya kesempurnaan masing-masing.
 Yang bisa aku katakan juga, aku salut sama yang bikin skenario Iljimae karena banyak dialog yang bermutu tidak seperti dialog sinetron Indonesia (sorry sinetron mania).

Secara global aku tuliskan sinopsis Iljimae…

Seorang pencuri yang tidak lain adalah Iljimae berhasil memasuki gerbang istana, di halaman istana dia pun melihat pohon bunga ume dan teringat masa kecilnya…

Di Korea ratusan tahun yang lalu, masih jaman kerajaan, ada sebuah keluarga yang sangat bahagia, itu adalah keluarga Lee Won Ho. Adik dari sang Raja itu memiliki seorang anak perempuan dan seorang anak laki2 yang bernama Yeon dan Geom (9 tahun). Dan istrinya adalah Lady Han.

Ketika kecil, Geom sangat menyukai bunga Ume atau Mae Hwa (aku gak tahu nama jelasnya apa). Bunga itu mirip bunga Sakura tapi versi lebih sederhananya. Lee won Ho mengajarkan Geom untuk melukis bunga Ume dan Geom dengan cepat bisa melukis bunga ume dengan sangat baik.

Eun Chae yang waktu itu sedang berkunjung ke rumah Geom tertarik dengan bunga Ume. Dia juga melihat burung hitam yang bertengger di pohon itu. Di atas pohon, Geom menceritakan asal-usul burung hitam itu pada Eun Chae, dan disanalah mereka saling jatuh cinta untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, seorang pria buta yang juga seorang peramal berkata pada Raja bahwa akan ada seorang laki-laki yg dianggap matahari oleh rakyat dari keluarga Lee won Ho. Raja sangat marah mendengarnya, karena berarti dia akan diduakan oleh rakyatnya. Akhirnya dia menyuruh Chun, tangan kanannya membunuh peramal itu dan keluarganya. Raja juga merencanakan membunuh keluarga Lee Won Ho dengan menyuruh Byun Shik, salah seorang menteri untuk mengubur surat berdarah di bawah rumah Lee won Ho agar Lee Won Ho dikira hendak melakukan pemberontakan.

Byun Shik pun menyuruh seorang pria bernama Swe Dol, tapi ketika hendak menguburnya Swe Dol tidak jadi dan Byun Shik hendak membunuhnya. Akhirnya Ja Dol, anak laki-laki Swe Dol yang rela melakukannya. Setelah itu Byun Shik hendak membunuh Ja Dol dan Swe Dol karena mereka telah melihat surat berdarah itu tapi ibu Ja Dol, Dan Ee bilang kalau Ja Dol adalah anak Byun Shik (Byun Shik dan Dan Ee pernah melakukan hubungan suami istri) sehingga Byun Shik tidak jadi membunuhnya malah mengangkat anak Ja Dol. Nama Ja Dol pun berubah menjadi Shi Hoo (yang dimainkan oleh Park Shi Hoo ketika sudah besar. hehe).

Setelah itu, keluarga Lee Won Ho dikira hendak melakukan pemberontakan. Lee Won Ho mengurung Geom di lemari untuk berlindung sementara Lee Won Ho sendiri bertarung dengan Raja dan para pengawalnya. Dari dalam lemari, Geom melihat ayahnya dibunuh dengan sebuah pedang. Yang tidak lain adalah pedang sang Raja.

Lady Han dan Yeon dijadikan budak pemerintah, sementara Geom berhasil kabur. Dia lalu bertemu dengan Bong Sun dan kakak Bong Sun yang tidak lain adalah anak si peramal yang juga sedang kabur. Tapi kakak Bong Sun meninggal dibunuh oleh Chun dan Kong He, dua orang pembunuh tangan kanan raja. Kong He pun mengejar Bong Sun dan Geom sampai ke ujung jurang. Geom berencana menjatuhkan dirinya bersama Bong Sun tapi Bong Sun ditahan Kong He dan Geom jatuh ke jurang.

Sementara, Kong He tidak jadi membunuh Bong Sun karena tidak ingin lagi membunuh anak-anak. Dia pun berkata pada Chun bahwa dia ingin mengakhirkan semua ini. Kong He berkata kalau dia ingin berhenti membunuh anak-anak dan ingin membunuh binatang saja. Kong He pun memberikan sekantung uang pada sepasang suami istri agar mau merawat Bong Sun. Tapi suami istri itu malah berniat menjual Bong Sun sebagai seorang budak. Bong Sun pun kabur dan mengikuti Kong He ingin tinggal bersama Kong He. Awalnya Kong He marah tapi Bong Sun terus mengikutinya.

Raja masih mencari anak laki-laki Lee Won Ho, akhirnya Lady Han mengaku kalau kakak Bong Sun yang sudah meninggal itu adalah anak laki-lakinya yang mati. Geom yang masih hidup juga tidak mengaku kalau Lady Han adalah ibunya, untuk membuktikan kata-katanya diapun harus melempar batu ke ibunya sehingga kepala ibunya berdarah (sedih banget…).

Semenjak itu Geom sangat shock dan diapun jatuh pingsan di tengah jalan. Dan Ee melihatnya dan membawanya ke rumahnya.

Swe Dol kasihan melihat Geom dan berencana mengangkat Geom sebagai anaknya. Awalnya ditolak Dan Ee karena Geom adalah anak pemberontak, tapi akhirnya ia luluh juga. Untuk menyembunyikan kalau Geom adalah anak pemberontak, mereka merubah nama Geom menjadi Ryung.

Ketika bangun dari tidurnya, Geom ternyata lupa ingatan dan memanggil Swe Dol dan Dan Ee ibu dan ayah. Itu sangat mengejutkan sekaligus menguntungkan Swe Dol dan Dan Ee.

Hingga belasan tahun kemudian, Ryung (Geom pas sudah besar dimainkan oleh Lee Jun Ki oppa!!!) tumbuh sebagai anak Swe Dol dan sangat menyayangi ayah angkat yang dikira ayah kandungnya itu.

Dia juga menjadi tetangga Bong Sun dan Kong He, tapi Ryung tidak mengenal mereka kalau dua orang itu ada di masa kecilnya.

Pada suatu hari, ingatan masa kecilnya kembali dan dia berniat membalas dendam. Tapi dia tidak tahu siapa yang membunuh ayahnya. Dia hanya ingat lambang yang terukir di pedang yang dipakai untuk membunuh ayahnya itu dan dia pun ingin mencari tahu pedang milik siapa itu. Untuk menutupi tujuannya ini, dia pun menjadi seorang pencuri yang tidak lain adalah Iljimae.

Sementara, Shi Hoo tumbuh sebagai pemuda dingin yang berkemauan keras. Dia tumbuh di keluarga Byun Shik yang juga ayahnya Eun Chae itu. Ketika sudah besar, dia jatuh cinta pada Eun Chae tapi Eun Chae jatuh cinta pada Iljimae tanpa mengetahui kalau Iljimae adalah Geom. Shi Hoo ingin menangkap Iljimae karena Shi Hoo adalah seorang polisi dan karena dia juga ingin menjadi seorang bangsawan. Dia pun jadi lawan yang cukup berat bagi Iljimae. Sementara, di balik itu semua, Shi Hoo juga adalah anak kandung dari Lee Won Ho yang berarti dia adalah kakak kandung Ryung!!! (Dan Ee pernah menjadi kekasih gelap Lee Won Ho)

Shi Hoo pun diajarkan bela diri oleh Chun sementara Ryung diajarkan bela diri Kong He. Chun mengajarkan Shi Hoo untuk membunuh siapa saja yang menghalangi jalan Shi Hoo bahkan bila itu Budha ataupun teman sendiri. Sementara Kong He mengajarkan Ryung untuk tidak pernah membunuh orang. Ryung lalu ingat perkataan ayahnya, Lee Won Ho untuk tidak menggunakan pedang kecuali untuk menyelamatkan orang lain.

Kisah ini akan dibumbui cinta segi empat (Ryung-Eun Chae-Shi Hoo-Bong Sun) apalagi ketika Bong Sun tahu kalau Ryung adalah Geom, anak laki-laki yang pernah bersumpah akan melindunginya.


Yang aku suka di film ini adalah…

1. Aktingnya Lee Jun Ki

2. Akting tanpa ekspressinya Shi Hoo

3. Ceritanya yang berbingkai-bingkai

4. Tidak ada kejelasan ending yang membuat penonton menebak-nebak sendiri endingnya

5. Iljimae tidak berakhir dengan Eun Chae maupun Bong Sun, jadi adil

6. Dll.

Related Posts Plugin by ScratchTheWeb