Rabu, 02 Januari 2019

Tips Lulus Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP


TIPS LULUS SELEKSI ADMINISTRASI LPDP - Seleksi administrasi ini adalah seleksi yang paling banyak menyisihkan pendaftar beasiswa LPDP. Terdapat sekitar 10.000 pendaftar administrasi beasiswa LPDP Luar negeri tahun 2018 dan yang lulus hingga tahap selanjutnya hanyalah sekitar 2800 peserta. Hal ini karena banyak pendaftar yang tidak memenuhi persyaratan yang diajukan oleh LPDP atau format dokumen yang diupload tidak sesuai. Persyaratan administrasi mungkin yang paling melelahkan dan rumit, dan berikut tips dan trik ini menjadi penting agar kita bisa lulus seleksi administrasi LPDP:

1. Baca buku pedoman dengan detil dan teliti.

Setiap tahunnya, peraturan LPDP itu mengalami perubahan tergantung dengan kebijakan. Sebelum kamu mendaftar LPDP, pastikan bahwa kamu telah mengetahui secara detil peraturan dan persyaratan administrasi LPDP pada tahun mendaftar.  Seperti misalnya, apakah terdapat kebijakan yang akan mempersulit rencana studi kita nantinya atau tidak. Atau apakah kita bisa mengambil jalur afirmasi atau perlu mengambil jalur reguler.

Jika memenuhi kualifikasi sebagai pendaftar afirmasi (PNS, TNI, Polri, Alumni bidik misi, 3T, dsb) lebih baik bagi kita mengambil jalur ini karena passing grade afirmasi lebih rendah daripada reguler. Persyaratan bahasa Inggrisnya pun lebih mudah dan kuota lebih banyak (untuk tahun 2018). Sehingga peluangmu untuk lulus juga lebih tinggi. 

Perhatikan juga kebijakan LPDP yang ditetapkan, contoh kebijakan LPDP tahun 2018 yang mungkin akan berdampak pada rencana studi adalah: “Pelamar tidak boleh mengajukan perpindahan kampus maupun program studi jika telah dinyatakan lulus LPDP”. Itu artinya, jika kamu belum memiliki LoA (Letter of Acceptance), pastikan bahwa dirimu bisa diterima di universitas tersebut. Selain itu, kamu juga perlu yakin bahwa program studi yang dipilih benar-benar yang kamu inginkan dan sesuai dengan bingkai kerja yang dibutuhkan.

2. Lengkapi berkas persyaratan administrasi.

Persyaratan administrasi LPDP itu terbagi dua. 1) Berkas persyaratan yang melibatkan faktor eksternal dan juga; 2) Berkas persyaratan yang tidak melibatkan faktor eksternal.

Berkas persyaratan yang melibatkan faktor eksternal adalah dokumen yang diperoleh dengan proses yang cukup rumit dan panjang, seperti birokrasi dsb. Contohnya:

A. Surat izin belajar dari atasan tempat bekerja, khususnya bagi yang bekerja sebagai PNS ataupun pegawai swasta. 

Persiapkan dokumen ini jauh-jauh hari sebelum kamu melamar beasiswa LPDP.

B. Surat rekomendasi dosen/tokoh masyarakat/atasan kantor sesuai format LPDP. 

Ada baiknya juga, jika penerbitan surat rekomendasi melibatkan kelembagaan (kampus/perusahaan/pemda), maka surat tersebut perlu dengan kop surat dan juga stempel. Siapa yang sebaiknya memberikan rekomendasi? Tentunya adalah orang yang paling mengenalmu secara profesional secara beberapa tahun. Bukan tokoh masyarakat yang terkenal namun tidak mengenalmu dengan baik.

C. Surat keterangan sehat, bebas TBC, dan bebas Narkoba. 

Surat keterangan ini harus diperoleh semuanya dari lembaga pemerintah. Tidak bisa meminta surat keterangan sehat/bebas TBC/bebas narkoba dari rumah sakit swasta! Harus dari rumah sakit pemerintah daerah atau dari kantor BNN setempat.  Untuk Surat keterangan bebas TBC, pastikan bahwa kamu mengambil tes dahak, bukan hanya tes rontgen.  

D. Sertifikat bahasa asing TOEFL atau IELTS sesuai dengan negara yang dituju dan memenuhi syarat minimum LPDP. 

Jika syaratnya TOEFL adalah 550, berarti TOEFL 547 tidak bisa digunakan untuk mendaftar dan tidak boleh diupload. Jika syarat IELTS misalnya 6.5, maka IELTS 6.0 dipastikan tidak akan lulus seleksi administrasi. Jadi pastikan bahwa syarat bahasa Inggrismu terpenuhi!

Kamu bisa mengambil kursus IELTS atau kursus TOEFL bebrapa bulan sebelum deadline pendaftaran LPDP.  Atau jika kamu masih akan mengambil LPDP tahun depan, penting juga adalah meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu terlebih dahulu!

E. LoA (Letter of Acceptance) Unconditional/ Unconditional Offer.

LoA ini bersipat opsional. Namun, dengan keberadaan LoA ini kamu bisa lebih meyakinkan juri LPDP bahwa kamu memang akan menempuh studi di jurusan yang diinginkan saat mendaftar. Akan sangat berguna saat wawancara nanti.

Apakah memiliki LoA sebelum LPDP itu wajib? Tidak wajib. LoA Unconditional menjadi wajib hanya jika IPK kamu semasa S1 di bawah 3.00. Perlu diketahui, sebagian besar pelamar LPDP belum mendapatkan LoA saat pengumuman kelulusan LPDP, dan waktu untuk mendapatkan LoA adalah 1 tahun + 6 bulan sejak pengumuman.

Apakah memiliki LoA akan meningkatkan peluang diterima? Kabar ini masih simpang siur apakah memiliki LoA meningkatkan peluang diterima atau tidak, namun seorang juri LPDP pernah menuliskan sebuah milis bahwa memiliki LoA atau tidak, sebenarnya sama saja dalam penilaian.

F. Surat keterangan suku asli (bagi pendaftar Beasiswa Indonesia Timur). 

Surat ini bisa digabungkan dengan surat keterangan domisili bila di daerahnya tidak ada kantor adat sesuai suku.

Itu semua adalah berkas-berkas yang rumit berkaitan dengan birokrasi/kelembagaan/faktor eksternal. Dahulukan semua berkas-berkas rumit tersebut, bahkan beberapa bulan sebelum deadline pendaftaran LPDP. Pengalaman saya, hampir tidak mungkin memenuhi semua berkas itu hanya dalam waktu beberapa minggu.

Setelah mengurus berkas-berkas yang menguras waktu, jangan lupakan juga berkas-berkas utama lainnya seperti:

  1. KTP, akta kelahiran, atau kartu keluarga. Untuk tahun 2018, yang diminta hanyalah KTP.
  2. Sertifikat-sertifikat prestasi, keorganisasian, dsb (Untuk tahun 2018, sertifikat diminta hanya bagi jalur afirmasi, untuk jalur reguler tidak terdapat opsi untuk mengunggah sertifikat).
  3. Ijazah dan transkrip nilai semasa kuliah S1/S2.
  4. Surat pernyataan pendaftaran beasiswa LPDP (Sesuai format LPDP) bermaterai. Berisi kesediaan untuk kembali ke Indonesia dan pernyataan bahwa semua dokumen yang diupload adalah asli.

Menulis Esai dan Rencana Studi Dengan Baik

Selain berkas-berkas tersebut, terdapat pula esai dan rencana studi yang perlu kamu unggah sebagai persyaratan saat mendaftar LPDP. Tulislah esai dan rencana studi sebaik-baiknya dan hindari menulis ini di hari atau detik-detik terakhir pendaftaran karena terdapat kemungkinan server LPDP akan down. 

Saya sendiri menulis rencana studi H-1 deadline pendaftaran dan menulis esai di jam-jam terakhir pendaftaran LPDP. Selang satu jam setelah saya mengupload semua dokumen, server LPDP down dari siang hingga malam hari dan itu membuat teman-teman pendaftar lainnya sempat panik luar biasa. Sebaiknya, kamu menghindari kondisi seperti ini. Alhamdulillah saya cukup beruntung untuk mendaftar satu jam sebelum server down.

Menulis esai LPDP.

Perhatikan instruksi esai yang diberikan, berapa jumlah minimum dan maksimum kata yang bisa digunakan (biasanya 700-1000), dan sesuaikan kontennya dengan visi misi LPDP. Saya sendiri membaca beberapa esai pelamar LPDP yang lainnya dan banyak yang menuliskan sesuatu yang normatif dan tidak pada intinya. Jika saya menjadi juri, saya akan malas duluan membaca keseluruhan esai karena saya tidak segera mendapatkan inti tulisan yang saya cari. 

Menurut Budi Waluyo, sebuah esai LPDP yang bagus itu perlu memenuhi 3 hal. 1) Isinya langsung menjawab pertanyaan sesuai dengan instruksi yang diberikan. 2) Isinya rinci, padat, dan jelas. 3) Isinya menunjukkan kecerdasan dan pengetahuan si penulis esai di bidang studi sesuai yang diminatinya. 

Untuk panduannya sendiri, saya mengacu pada tulisannya Mas Budi Waluyo: https://sdsafadg.com/2016/02/21/panduan-menulis-esai-lpdp-kontribusiku-bagi-indonesia/

Sementara berikut adalah esai LPDP 2018 saya, mengikuti format Mas Budi dan alhamdulillah mengantarkan saya lulus seleksi beasiswa LPDP:

Apakah esai dituliskan dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia? Bisa keduanya. Menurut Customer Service LPDP, jika kita bertujuan ke kampus luar negeri, lebih baik esai ditulis dalam bahasa Inggris. Namun esai LPDP saya ditulis dalam bahasa Indonesia, alasannya karena ide tulisan saya akan lebih baik tersampaikan dalam bahasa Indonesia.

Jika kamu masih memiliki cukup waktu sebelum mengupload esa, ada baiknya untuk melakukan proof reading pada seseorang yang pandai dalam menulis esai.

Menulis Rencana Studi

Perhatikan instruksi yang diberikan oleh LPDP dan tuliskan deskripsi yang perlu diutarakan. Jumlah kata juga menjadi penting, biasanya antara 500-700 kata. Ada baiknya kita membuat tabel semua informasi tentang mata kuliah dari semester 1 hingga selesai, jumlah SKS dan juga kalender akademik.

Untuk rencana studi tahun 2018 sendiri, berikut informasi yang perlu dijabarkan: Rencana perkuliahan dan SKS per-semester yang akan ditempuh hingga selesai masa studi, topik yang akan ditulis dalam tesis, aktivitas diluar perkuliahan yang akan diikuti, daftar silabus perkuliahan dan studi lapangan, dsb.

Sementara untuk contoh rencana studi yang saya buat dapat diakses melalui link berikut:



Reaksi:
Comments
1 Comments

1 komentar:

  1. Assalamu'alaikum saya berencana tahun ini mengikuti beasiswa LPDP dan sedikit bingung cara meletakkan kop surat di surat rekomendasi beasiswa, mohon pencerahannya terimakasih:))

    BalasHapus

Jangan jadi silent reader, giliranmu bercuap-cuap ria.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...