Showing posts with label keajaiban al-quran. Show all posts
Showing posts with label keajaiban al-quran. Show all posts

Wednesday, August 27, 2014

Aduhai Beruntungnya Generasi Shahibul Qur'an


Aduhai beruntungnya... mereka yang digerakkan hatinya untuk hobi menghafal Al-Quran.

Aduhai mujur nasibnya... mereka yang panggilan jiwanya adalah Al-Qur’an

Aduhai besar pahalanya... mereka yang perisai kehidupannya adalah Al-Qur’an

Beruntung! Benar benar beruntung!

Soalnya mereka tidak pernah puas mendapat surga level rendahan. Yap! Orang-orang yang tidak puas pada surga level rendahan lah yang hanya bisa menghafal Qur’an. Dan cukuplah itu menjadi motivasi agar kita menambah dan mempertahankan tahfidz.

Rasulullah telah mengingatkan dalam sebuah hadits: “Para shahibul Quran di hari kiamat akan mendapat panggilan: Iqralah, naiklah menuju level-level surga dan bacalah dengan tartil. Sebagaimana engkau membacanya secara tartil di dunia. Maka level persinggahanmu sekarang adalah di akhir ayat yang kau baca!” (Hasan Shahih Tirmidzi, 2914)

Asyik nya... cukup membayangkan jika kita tinggal di hotel berbintang. Semakin banyak bintangnya semakin merasa nyaman dan betah. Fasilitas lengkap. Maka sungguh rugi kita kalau puas dengan surga yang lebih sederhana... karena ingat! setiap melihat naik satu saja tingkatan surga... ibarat kita melihat bintang di langit. Tinggi banget bukan?
                                                             
Fenomena tahfidz di Indonesia terus menggeliat meskipun tidak seberapa dibanding kegandrungan anak muda dengan lagu-lagu boyband dan Girlband Korea J. Kebanyakan anak Indonesia mungkin lebih hapal anggota-anggota Super Junior, Beast, 2PM dibandingkan hafal surat Al-Mulk. Meskipun begitu, semangat menghafal Quran yang menggaung 10 tahun belakangan ini perlu kita sambut dengan baik dan ikut berkontribusi.

Begitu pula muncul metode-metode menghafal yang berbeda. Ada yang metodenya dengan hitung-hitungan angka (Quranuna), dengan gambar dan gerak (Hasan), memahami dan menghafal arti (Granada), dan lain-lain. Semua metode ini tidak dibersalahkan selama niat kita ikhlas menghafal Al-Quran.

Kurikulum tahfidz di Pesantren,meski tak semua... bermula dari 5 juz terakhir. 30, 29, 28, 27, 26. Lalu berputar haluan dari Juz 1 hingga 25. Hingga sempurna khatam 30 juz. Kalau Al-Quran adalah cahaya, maka para huffazh ini adalah punggawa-punggawanya. Kiranya Allah menguatkan tekad dan memudahkan segala urusan mereka.

Saya tidak bisa membayangkan, seperti apa semrawutnya kehidupan dunia jika kampung-kampung tahfidzul Quran atau ma’had tahfidz sekaligus juru-juru tahfidz nya redup dan menghilang. Al-Qur’an tak lagi diamalkan. Maka dalam sebuah hadits, saat itulah Al-Quran dihilangkan dari muka bumi. Maka satu-satunya tempat kita menyimpan file Al-Quran adalah di dada dan hati masing-masing.  

Sunday, October 28, 2012

Ternyata Orang Kafir Bisa Masuk Surga?

 
“Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan dan sombong kepada ayat-ayat kami, Tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit. Dan mereka tidak akan masuk surga sampai unta bisa masuk ke lubang jarum, dan begitulah balasan bagi orang yang terkutuk.” (QS. AL-A’raaf 7:40)

Kitab tafsir menjelaskan bahwa ayat itu mengandung ajaran keimanan dan akhlak. Orang kafir tidak mungkin masuk surga, sebagaimana mustahilnya unta masuk lubang jarum. Tapi benarkah itu mustahil?? Yuk lahap bacaan di bawah ini!!!

Karl Schwarschild, pakar astrofisika bilang bahwa black hole (lubang hitam) adalah objek aneh di ruang angkasa yang dibungkus oleh sesuatu yang disebut event-horizon. Apapun yang masuk melintasi batas tersebut akan tersedot ke dalam dan tidak bisa kembali. Menurut Timothy Ferrys, semakin kuat menyedot, dahsyatnya bisa diumpamakan apabila kaki masuk duluan, kepala ketinggalan. Maka seekor unta yang masuk ke sana akan terulur menjadi sebesar benang sehingga masuk ke lubang jarum. Penggambaran yang dikemukan Timothy persis seperti dalam Surat Al-A’raaf barusan. Allahu Akbar! Walhasil bukan mustahil unta masuk lubang jarum. Itu satu.

Kedua, para ahli menyebut black hole sebagai gerbang, tempat masuk. Persis istilah Al-Quran dalam ayat di atas, “aswabus sama’i”, pintu gerbang langit. Di dasar lubang hitam, ruang dan waktu berhenti menjadi singularitas, persis sebagaimana pernyataan Surat Yaasin ayat 64 yang menyatakan, Bila kami kehendaki tentu akan kami jadikan mereka tetap berlaku di tempatnya, tidak bisa maju dan tidak bisa mundur.

Ketiga, menurut Martin Rees, dalam Our Cosmic Habitat, ruang angkasa dilobangi dengan terbentuknya black hole. Yaitu bintang yang termonuklirnya padam, runtuh ke dalam karena kekuatan gravitasi sendiri sehingga cahayanya tersedot. Persis seperti isyarat Al-Quran dalam surat At-Thaariq ayat 1-3, Demi langit yang datang pada malam hari, tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu? (yaitu) bintang yang cahayannya melobangi. Kata tsaqib dalam bahasa arab artinya membuat lubang kecil seperti dengan jarum dan paku.

Rupanya Allah SWT mengungkapkan rahasia alam ciptaannya dengan cara menarik rasa penasaran kita terhadap kalimat tertentu. Kalau kita terus-terusan pasif, tentu gak akan menemukan hikmah lebih dalam. Islam akan bisa maju bersaing di dunia bila para ilmuwan Muslim senantiasa kritis menggali ungkapan-ungkapan tersembunyi dalam ayat-ayat Al-Quran.

Fenomena unta masuk lubang jarum yang dulu ditafsirkan mustahil, sekarang harus diralat sebagai suatu yang mungkin saja terjadi. Tetapi bagaiman dengan mustahilnya orang kafir masuk surga? Bukankah Allah menjanjikan orang-orang kafir kekal di neraka??

Jika kita perhatika sering sekali ada perbedaan kekal di neraka dan kekal di surga. Contohnya dalam surat At-Taghabun dan Al-Bayyinah. Dalam surat Al-Bayyinah ayat 6-8 Allah berfirman, “sesungguhnya orang-orang kafir ahli kitab dan orang-orang musyrik akan masuk neraka jahannam, mereka kekal di dalamnya. Sesungguhnya orang-orang beriman dan beramal sholeh, merekalah sebaik-baik makhluk, balasan mereka di sisi Tuhan ialah surga Adn yang mengalir sungai di bawahnya, mereka kekal abadi di dalamnya...”

 You might also like:



Pencarian:

  • contoh orang kafir
  • ciri orang kafir
  • orang kafir masuk surga
  • ayat tentang kafir
  • orang kafir masuk neraka selamanya
  • apakah orang islam akan masuk surga semua
  • apakah surga hanya untuk orang islam
  • apakah orang kristen masuk surga menurut islam
  • kisah orang terakhir masuk surga
  • sampai unta masuk lubang jarum
  • dalil orang kafir masuk neraka
  • apakah orang gila masuk surga menurut islam

Saturday, September 22, 2012

Menafsirkan Tuhan, Allah itu Bukan Sesuatu


Allah itu bukan sesuatu...............
Allah itu bukan sesuatu, tidak serupa dengan sesuatu pun (Q.S. Asy-Syura:11)
Allah itu bukan sesuatu, karena tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya(Al-Ikhlas: 4)
Allah itu bukan sesuatu, karena segala sesuatu diciptakan berpasangan sementara Allah Maha Esa (Q.S. Az-Zariyat: 49) (Al-Ikhlas: 1)
Allah itu bukan sesuatu, karena Allah lah yang menciptakan segala sesuatu (Q.S. Al-Fatihah :2)
Allah itu bukan sesuatu, karena Allah lah tempat meminta segala sesuatu (Al-Ikhlas: 2)
Allah itu bukan sesuatu, karena Allah Maha meliputi segala sesuatu (Q.S. Fushilat: 54)
Karena Allah bukan sesuatu, maka Allah tidak bisa kita tafsirkan.......

Menatap matahari dengan mata telanjang, kita tak mampu.
Menghitung bintang di langit, kita tak mampu.
Menghitung ikan di lautan, kita juga tak mampu.
Menafsirkan Allah, Sang Pencipta segala sesuatu, apakah kita mampu???

Tidak sama pembuat molen dengan molen
Pembuat molen tidak pernah jadi molen, dan molen tidak pernah jadi pembuat molen
Tidak sama pembuat siomay  dengan siomay
Pembuat siomay tidak serupa dengan siomay, dan siomay tidak serupa dengan pembuat siomay
Tidak sama tukang bakso dengan bakso
Pembuat bakso tahu cara membuat bakso, tapi bakso tidak tahu cara membuat si pembuat bakso
Tidak sama akal dan pencipta akal
Jadi apakah dengan akal pikiran, kita mampu menafsirkan pencipta akal itu sendiri????

Lalu... untuk alasan apa kita menyembah-Nya, sementara kita tidak tahu bentuknya dan tidak bisa menafsirkan-Nya??
Kita menyembah Allah sebagai wujud syukur karena-Nya telah memberikan kebaikan dan kemudahan. Udara bebas yang kita hirup, makanan yang kita makan, minuman yang kita minum, semua itu gratis dari-Nya, tidak minta bayaran, dan Dia hanya meminta kita untuk beribadah kepada-Nya.

Ilmu tauhid, belajar mengenal Allah dari ciptaan-Nya dan sifat-Nya, bukan tentang dzat-Nya, karena Dia nyata senyata-nyatanya, lebih nyata dari yang nyata. Dan akal pikiran tidak bisa melampauinya. 

Saturday, September 15, 2012

Mekanika Kuantum: Percobaan Kesengsaraan di Neraka??


"Orang - orang celaka (kafir) akan menjauhinya. Yaitu orang yang akan masuk api besar neraka. Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak pula hidup " (Qur'an Surah Al A'la 87 ayat 11 sd.13)

Tahukah kamu...?? Beberapa tahun silam, fisikawan Austria, Erwin Schrodinger melakukan sebuah percobaan konyol pada seekor kucing (yang malang T_T) . Seekor kucing dikurung dalam sebuah kotak baja. Dalam eksperimennya tersebut, Schrodinger menggunakan peluruhan zat radioaktif dan gas beracun asam hidrosianik yang menyebabkan menyebarnya racun mematikan dan radiasi. Percobaan ini memunculkan 2 hasil hipotesis yang akan terjadi dengan peluang fifty-fifty:

  1. HIDUP atau MATI
  2. TIDAK HIDUP dan TIDAK MATI

Lalu mungkin kamu bertanya kondisi apa yang dialami si kucing selama kotak baja itu ditutup?? Jreng.. jreng… jreng… (kayaknya saya mulai kecanduan misteri sains teoristik deh)

Sains menyatakan bahwa menurut gerak rata-rata linier Mekanika Kuantum, kucing ini akan berada dalam kondisi paradoks (tidak tercapai kesimpulan) dimana kondisi ini ....tidak bisa divisualisasikan karena si kucing (malang) ini tidak hidup dan tidak mati sementara dia merasakan radiasi karena peluruhan radioaktif dan gas beracun.

“(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih” (Q.S. Al-Waqi’ah: 56)

Dalam istilah Copenhagen Interpretation, jalan keluarnya adalah: menciptakan satu peran yang memang tidak bisa dijangkau alat ukur maupun pengamat. Artinya: menciptakan kesimpulan dan hasil tertentu yang tidak terjangkau (Superposisi Keadaan). (Menurut saya seperti pembuatan istilah tidak terbatas (limit) dalam Matematika?). Sementara menurut Teori Born, solusi dari menyimpulkan kondisi tidak hidup dan tidak mati ini yaitu : Tidak usah lagi diamati dan tidak dibutuhkan lagi pengamat.

Kalau saya? Saya  lebih setuju dengan kesimpulan dari pemenang Nobel Eugene Wigner, bersikeras bahwa teori kuantum membuktikan adanya semacam kesadaran kosmik universal dalam alam semesta. Artinya: Bukti keberadaan Allah.

Bukti keberadaan Allah juga dikuatkan dengan teori many-world interpretation (MWI /Teori Banyak Dunia). Menurut MWI, jika kita buka ternyata kucing masih hidup, sebenarnya probabilitas “kucing mati” tidak hilang. Tapi mewujud di… dunia parallel??? WHAT!!! *Shock* Hanya saja karena ada beda fasa, maka dunia tersebut tidak bisa kita amati sama sekali! Dan, jika ternyata setelah kita buka. kucing tewas di “dunia kita”, “di dunia lain“ ada kemungkinan kucing hidup. Artinya: Bukti keberadaan akhirat??

Jadi walaupun disebut percobaan paling konyol dan teori paling bodoh yang disebut fisikawan abad 20 (Karena banyak teori tidak masuk akal untuk bisa menjawabnya), tapi teori kuantum juga adalah penemuan paling penting sebagai sarana kita bertafakkur dan dzikir secara kauni. Betuuul????

Tahukah kamu?? Ternyata percobaan kucing schrodinger ini adalah paradoks terbesar di dunia fisika. Padahal awalnya saya kira paradoks terbesar adalah hukum tentang lorong waktu. Ternyata kesimpulan dari kondisi si kucing benar-benar tidak bisa disimpulkan. Bagi Schrodinger sendiri, gagasan tentang berpikir mengenai kucing-kucing yang tidak mati dan juga tidak hidup adalah puncak keanehan yang tidak masuk di akal, kemustahilan,.

“....Allah berfirman “Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, tetapi kamu tidak mengetahui” (Q.S. Al-A’raf : 155)

Sejalan dengan firman Allah, bahwa siksa di neraka tidaklah pernah bisa didefinisikan, divisualisasikan, diilustrasikan dan di di lainnya . Bahkan para ilmuwan pun angkat tangan untuk menyimpulkan apa yang dialami si kucing karena di luar jangkauan akal manusia?? Wah... banyak-banyak bertobat kalau begitu, karena kondisi ini tidak pernah kita bayangkan!!

Jika Anda masih gak mudeng, sebenarnya saya juga :P. Hehehe. Seperti kata Niels Bohr, If anybody says he can think about quantum physics without getting giddy, that only shows he has not understood the first thing about them. Jika seseorang berkata bahwa dia bisa memikirkan fisika kuantum tanpa merasa pusing, itu hanya menunjukkan bahwa dia tidak mengerti sejak awal. Meskipun begitu, saya sajikan disini beberapa dalil Al-Quran tentang kedahsyatan neraka yang tak pernah kita pikirkan di dunia.

“Sungguh, kamu dahulu lalai tentang (peristiwa) ini, maka Kami singkapkan tutup (yang menutupi) matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam” (Q.S. Qaf : 22 )

“Dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahannam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi kesadaran itu” (Q.S. Al-Fajr : 89)

“...Kamu akan melihat orang-orang zalim, ketika itu mereka melihat azab berkata “Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia) ?” (Asy-Syura : 44)

Berkaitan dengan ini, illustrasi kesengsaraan di neraka juga digambarkan dalam surat An-Nisa ayat 56 (Tentang mengapa Allah menumbuhkan lagi dan lagi kulit yang hangus). Ayat  ini akhirnya mengantarkan seorang professor Thailand dan beberapa mahasiswanya masuk islam. Baca artikelnya: Ilmuwan Thailand Masuk Islam karena Surat An-Nisa ayat 56. Betapa Maha Besar-Nya Allah dengan segala firman-Nya!

Wednesday, September 12, 2012

Kisah Nyata Keajaiban Ayat Kursi


kisah nyata dari US sekitar tahun 2006. Pengalaman nyata seorang muslimah asal asia yang mengenakan jilbab.
Suatu hari wanita ini berjalan pulang dari bekerja dan agak kemalalaman.....suasana jalan setapak agak sepi....dia melewati short cut yang agak gelap dan sendirian.....

Di ujung jalan pintas itu dia melihat ada sosok pria kaukasian, pasti orang amerika pikirnya....tapi perasaan wanita ini a...
gak was-was karena sekilas raut pria itu agak mencurigakan seolah ingin mengganggunya....
Dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah Allah....kemudian dia lanjutkan dengan terus membaca ayat kursi berulang-ulang seraya sungguh-sungguh memohon perlindungan Allah swt.....

Meski tidak mempercepat langkahnya, ketika ia melintas di depan pria berkulit putih itu, ia tetap berdoa...sekilas ia melirik ke arah pria itu.....orang itu asik dengan rokoknya...dan seolah tidak memperdulikannya....(Alhamdulillah....serunya dalam hati...)

Keesokan harinya..ia lihat berita kriminal, seorang wanita melintas di jalan yang sama dengan jalan yang ia lintasi semalam...dan wanita itu melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya dilorong gelap itu...karena begitu ketakutan, ia tidak melihat jelas pelaku yang katanya sudah berada di lorong itu ketika perempuan korban ini melintas jalan shorcut itu.....

Hati muslimah inipun tergerak karena wanita tadi melintas jalan shorcut itu hanya beberapa menit setelah ia melintas di sana...dalam berita itu dikabarkan wanita itu tidak bisa mengidentifikasi pelaku dari kotak kaca,dari beberapa orang yang dicurigai polisi....

Muslimah inipun memberanikan diri datang ke kantor polisi, dan memberitahukan bahwa rasanya ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan kepada wanita tsb,karena ia Menggunakan jalan yang sama sesaat sebelum wanita tadi melintas.
Melalui kamera rahasia akhirnya muslimah inipun bisa menunjuk salah seorang yg diduga sbg pelaku,ia yakin bahwa pelakunya adalah pria yang ada di lorong itu dan mengacuhkannya sambil terus merokok...

Melalui interogasi polisi akhirnya orang yg diyakini oleh muslimah tadi mengakui perbuatannya... tergerak oleh rasa ingin tau, muslimah ini menemui pelaku tadi dan didampingi oleh polisi...

muslimah ;
apa kau melihat saya,saya juga melewati jalan itu beberapa menit sebelum wanita yang kau perkosa itu? mengapa anda hanya menggangunya tapi tidak menggangguku ? mengapa anda tidak berbuat apa apa padahal waktu itu aku sendirian ?

penjahat :
tentu saja saya melihat mu malam tadi, anda berada disana malam tadi beberapa menit sebelum wanita itu,saya tidak berani mengganggu anda,aku melihat ada dua orang besar dibelakang anda pada waktu itu...satu di sisi kiri dan satu di sisi kanan Anda...

Saturday, September 8, 2012

40 Keutamaan Menghafal Al-Quran



Apakah keutamaan menghafal Al-Quran? Mungkin inilah pertanyaan segelintir orang yang heran dengan mereka yang menghabiskan waktunya untuk menghafal Al-Quran Disini saya akan mengupas apa saja keutamaan menghafal Al-Quran dan mengapa saya lebih baik menunda kuliah karena masih banyak tunggakan hafalan yang belum dihafal dan dipelajari. Berikut 40 keutamaan menghafal Al-Quran:

  1. Ridho Allah
  2. Akan menjadi penolong (syafaat) bagi penghafalnya
  3. Benteng dan perisai hidup
  4. Pedoman dalam menjalankan kehidupan
  5. Nikmat mampu menghafal AlQuran sama dengan nikmat kenabian
  6. Kebaikan dan berkah bagi penghafalnya
  7. Rasulullah sering mengutamakan yang hafalannya lebih banyak (Mendapat tasyrif nabawi)
  8. Para ahli Quran adalah keluarga Allah yang berjalan di atas bumi
  9. Dipakaikan mahkota dari cahaya di hari kiamat yang cahayanya seperti cahaya matahari
  10. Kedua orang tuanya dipakaikan jubah kemuliaan yang tak dapat ditukarkan dengan dunia dan seisinya
  11. Kedudukannya di akhir ayat yang dia baca
  12. Tiap satu huruf adalah satu hasanah hingga 10 hasanah
  13. Allah membolehkan rasa iri terhadap ahlul Quran
  14. Menjadi sebaik-baik manusia
  15. Kenikmatan yang tiada bandingannya
  16. Ditempatkan di syurga yang tertinggi
  17. Akan menjadi orang yang arif di syurga kelak
  18. Menjadi pengingat akan kebesaran Allah
  19. Menghormati penghafal Quran berarti mengagungkan Allah
  20. Hati penghafal Quran tidak akan disiksa
  21. Lebih berhak menjadi imam sholat
  22. Dapat memberikan syafaat pada keluarganya
  23. Bekalan yang paling baik
  24. Menjadikan baginya kedudukan di hati manusia dan kemuliaan
  25. Ucapan pemiliknya selamat dan lancar berbicara
  26. Ciri orang yang diberi ilmu
  27. Membantu daya ingat
  28. Penghafal Quran tidak pernah terkena penyakit pikun
  29. Mencerdaskan dan meningkatkan IQ
  30. Menambah keimanan
  31. Mengetahui ilmu agama dan ilmu dunia
  32. Menjadi hujjah dalam ghazwul fikri saat ini
  33. Menjadi kemudahan dalam setiap urusan
  34. Menjadi motivator tersendiri
  35. Pikiran yang jernih
  36. Ketenangan dan stabilitas psikologis
  37. Lebih diterima bicara di depan publik
  38. Menerima kepercayaan orang lain
  39. Penghafal Quran akan selalu mendapat keuntungan dagangan dan tidak pernah rugi
  40. Menyehatkan jasmani (seperti yang diteliti oleh Dr. Shalih bin Ibrahim Ash-Shani’, guru besar psikologi di Universitas Al-Imam bin Saud Al-Islamiyyah, Riyadh,

Kumpulan Dalil tentang Keutamaan Menghafal AlQuran

Penghafal Quran akan datang pada hari kiamat dan AlQuran berkata: “Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia. Kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan). AlQuran kembali meminta: Wahai Tuhanku, ridhailaih dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu, bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga). Dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan.” (HR Tirmidzi)

Orang-orang yang tidak punya hafalan Al-Quran sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mu runtuh.”  (HR Tirmidzi)

Sebaik-baik orang di antara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya” (HR. Bukhari)

"Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali dalam dua perkara, menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al Qur’an kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata, ’Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat." (HR. Bukhari)

"Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya." (HR. Hakim)

"Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, "Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat." (HR. Bukhari)

Dari Abu Hurairah ia berkata, "Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, "Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,"Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah." Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?" Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, "Benar." Nabi bersabda, "Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi." (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i)

"Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya." (HR. Muslim)

"Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim." (QS Al-Ankabuut 29:49)

"Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, "Siapakah mereka ya Rasulullah?" Rasul menjawab, "Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya." (HR. Ahmad)

"Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah menghormati orang tua yang muslim, penghafal Al Qur’an yang tidak melampaui batas (di dalam mengamalkan dan memahaminya) dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan mengamalkannya) dan Penguasa yang adil." (HR. Abu Daud)

Dari Abi Umamah ra. ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya)."" (HR. Muslim)

Dari Abdillah bin Amr bin ’Ash dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Akan dikatakan kepada shahib Al Qur’an, "Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al Qur’an di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca." (HR. Abu Daud dan Turmudzi)

"Dan perumpamaan orang yang membaca Al Qur’an sedangkan ia hafal ayat-ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat." (Muttafaqun ‘alaih)

Mereka akan dipanggil, "Di mana orang-orang yang tidak terlena oleh menggembala kambing dari membaca kitabku?" Maka berdirilah mereka dan dipakaikan kepada salah seorang mereka mahkota kemuliaan, diberikan kepadanya kesuksesan dengan tangan kanan dan kekekalan dengan tangan kirinya. (HR. At-Tabrani)

Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, "Mengapa kami dipakaikan jubah ini?" Dijawab,"Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an." (HR. Al-Hakim)

"Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu hasanah, dan hasanah itu akan dilipatgandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, namun Alif itu satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf." (HR. At-Turmudzi)

"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri." (QS Faathir 35:29-30)

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْءَانَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan al-Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran (QS. al-Qamar:17)

 

You might also like these:


PENCARIAN:

  • Manfaat Menghafal Al Quran
  • Hikmah Menghafal Al Quran
  • Manfaat Menghafal Al Quran bagi Otak
  • Keistimewaan Penghafal Al Quran
  • Kelebihan Menghafal Al Quran
  • Faidah Menghafal Al Quran
  • Hadit Keutamaan Menghafal Al Quran
  • hadits keutamaan menghafal al quran
  • keistimewaan orang yang hafal al quran
  • tujuan menghafal al-qur'an
  • keutamaan menghafal al quran pdf
  • kelebihan orang yang menghafal al-quran
  • hikmah menghafal al quran
  • manfaat menghafal alquran bagi otak
  • cara menghafal al quran yang cepat

Friday, September 7, 2012

Terompet Sangkakala Malaikat Isrofil Ditemukan?

Dengan berbagai peralatan canggih, ilmuwan berhasil menemukan fakta dan penemuan-penemuan yang mencengangkan. Tetapi benarkah ilmuwan bahkan berhasil menemkan terompet sangkakala Malaikat Isrofil? Yang mana jika ditiup maka kiamat akan terjadi??

Professor Frank Steiner dari Universitas Ulm Jerman dan timnya melakukan observasi beberapa tahun yang lalu. Mereka hendak mencari tahu seperti apa bentuknya alam semesta ini. Maka digunakan sebuah teknologi canggih milik NASA yang bernama Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP). Hasilnya... Jreng jreng jreng....
 
Alam semesta ternyata berbentuk seperti sebuah terompet raksasa! Di ujung bagin belakang ‘terompet’, alam semesta ini dinyatakan tak bisa diamati (Unobservable/Too distant to observe). Di bagian depan, ada bumi dan seluruh sistem tata surya yang bisa diamati. Hal ini dikatakan ada hubunganna dengan sebuah hadits panjang dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 halaman 60.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda :
“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah.
Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?”
Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.”
Saya tanya : “Bagaimana besarnya?”
Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”

Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.

Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama-rama yang hidup di tengah-tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.

Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 :

“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”

Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. (Baca: Bumi kita kecil, ya?)

Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, lalu sebesar apa si peniupnya dan lebih dashsyat lagi, bagaimana dengan Sang Penciptanya? Allahu Akbar!!

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (QS. Fushshilat [41] : 53)

Wallahu’alam bish showab

Professor Thailand Masuk Islam Karena Surat An-Nisa : 56

 
“Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka, setiap kali kulit mereka terbakar hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain agar mereka merasakan pedihnya azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS An-Nisa : 56)

Subhanallah Maha Benar Allah dengan segala firmannya. Seorang ahli farmakologi Thailand, Professor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Chiang Mai Thailand menyatakan diri masuk Islam karena keajaiban dari Al-Quran. Setelah membaca makalah Professor Keith Moore (ahli embriologi dari Kanada) yang mengutip surat An-Nisa ayat 56. Dia menjelaskn bahwa luka bakar yang dalam tidak lagi menimbulkan rasa sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. Pulang ke Thailand, Tajaten menjelaskan penemuannya kepada mahasiswanya dan akhirnya sebanyak 5 mahasiswanya menyatakan diri masuk Islam. Subhanallah!

Ditinjau secara anatomi, lapisan kulit manusia terdiri atas 3 lapisan global. Yaitu epidermis, dermis, dan sub cutis. Pada lapisan sub cutis inilah banyak mengandung syaraf dan ujung-ujung pembuluh darah. Pada saat terjadinya luka bakar yang telah menembus sub cutis, maka hillanglah rasa nyeri dari penderita luka bakar disebabkan karena sudah tidak berfungsi ujung-ujung syaraf afferent dan efferent yang mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia menyiksa hamba-Nya yang kafir, supaya hamba-Nya tersebut dapat merasakan pedihnya azab Allah SWT.

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (QS. Fushshilat [41] : 53)

Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya!

You might also like:

Related Posts Plugin by ScratchTheWeb