Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Friday, April 8, 2016

[Sambung Puisi] Rindu


Puisi ini dirangkai dalam pemenuhan tugas Bikin Buku Club, 7 April 2016


Kenangan itu telah tiba padaku
Bagai hembus angin,
Ia mengetuk semua pintu di hatiku.

Kenangan itu telah tiba padaku
Bagai buku cerita,
Ia membacakannya sendiri untuk hatiku.

Ingatkah dulu?
Tiada harimu tanpa gemuruh cintaku
Dan kau membalasnya dengan rindu

Ingatkah dulu?
Kau yang selalu duduk disana
Dan aku yang selalu bergemalayut manja…
Dalam rengkuhmu

Tahukah kau?
Aku masih mampu mengingat kenangan itu
Bersama rindu yang mengalir malu

Tahukah kau?
Aku masih mampu mengingat kenangan itu
Menguraikan cinta yang entah sampai kapan akan terus bertahta
Dalam singgasana hati kita bersama


By: Maryam Qonita
8 April 2016

Tuesday, April 5, 2016

[Puisi] Anak Jalanan


Puisi mengenai anak jalanan dan kehidupan ini disusun dalam rangka Tugas BBC (Bikin Buku Club) 5 April 2016.  

dia menjulurkan tangan
di bawah benderang langit
menyelinapkan wajah murung
dari roda ke roda yang tak jua
melemparkan nasib
di ujung simpang kelaparan

bermurunglah sepanjang waktu
hanya itu kisah yang terbaca
di kaca spion dan jendela

dan usia bocahmu
disembunyikan kota
dikelindan derap kemiskinan
hidup harus berpacu
di tengah kenyataan dunia yang tak terelakkan

bersama nafas yang tak henti
dengan tubuh ringkih yang masih berdiri
sadari kekuatan tanah tempat berpijak

Hatiku jatuh tersungkur
Tak bisa kuabaikan
Surai pelangi nyatakan satu pesan
Pencarian:
  • puisi anak jalanan 
  • puisi anak jalanan yang ingin sekolah
  • puisi anak jalanan karya chairil anwar
  • puisi jeritan anak jalanan
  • puisi anak jalanan boy
  • kumpulan puisi jalanan
  • sajak puisi jalanan
  • puisi gelandangan



Monday, January 4, 2016

Puisi Berantai Islami Lucu

Puisi berantai islami lucu - Sore itu, pemandu mukerwil GKJ 2015 mengatakan padaku sebagai seorang ketua kelompok untuk menentukan apa yang ingin ditunjukkan dalam pentas seni nanti malam. Bisa berupa teater, drama ataupun nyanyian. Tidak pikir panjang, aku memilih puisi berantai detik itu juga. Dengan percaya dirinya, meskipun gak ada ide sama sekali dan gak ada koneksi internet untuk cari inspirasi, tapi ya sudahlah, puisi berantai ini jadi juga yang dibuat dalam waktu sangat singat dan tentunya di bawah tekanan. Hehehe...

#Ceritanya masih belum bisa move on dari Mukerwil GKJ 19 - 20 Desember Kemarin.


Jadi ini dia para pemain puisi berantai kelompok 6, mulai dari kiri ke kanan


  • Silmi sebagai pejuang kemerdekaan
  • Shofwah sebagai Ketua BEM terpilih
  • Sarah sebagai cewek GKJ arogan
  • Maryam sebagai cewek romantis
  • Khonsa sebagai penjual Jamu Gendong 







[Perhatian: Hak Cipta Dari Puisi Berantai ini adalah Maryam Qonita, jangan mencopas sembarangan yaaa. Boleh digunakan untuk event kalian, tapi jangan di post di blog lain. Terimakasih.]



===================



Ketua BEM: Bismillahirrahmanirrahim, terimakasih kepada teman-teman semua, saya terpilih sebagai ketua BEM 2016-2017. Kebahagiaan ini bukanlah kebahagiaan kita semata, melainkan juga bentuk dari…

Pejuang Kemerdekaan : Kemerdekaan Indonesia!! Yang harus kita rebut dengan tiap tetes darah. Mari kita gunakan bambu-bambu runcing untuk melawan penjajah, karena kita adalah para pemangku…

Jamu gendong: Jamu gendong!! Jamunya mas.. jamunya mbak… jamu.. jamu.. jamu… menyehatkan badan loh, selain mengandung tanaman-tanaman herbal namun juga diramu dengan…

Cewek romantis: Kepingan-kepingan cinta!! Yang entah sampai kapan akan terus bertahta dalam singgasana hatiku. Aku masih mabuk dalam rengkuhmu saat akhirnya kau berkata…

Cewek GKJ Arogan : Capek deh! Udah ujan, becek, gak ada ojek. Emang capek jadi anak GKJ, pelantikan aja harus…

Pejuang Kemerdekaan: Penuh peluh perjuangan! Gunung pun kita daki, lautan kita arungi!! Karena kita adalah…

Jamu gendong: Orang yang sehat! Orang yang kuat! Jangan lupa minum jamunya mas, kalau gak minum jamu…

Ketua BEM : Inalillahi wa inna ilaihi raa’jiuun. Saya tahu bahwa amanah itu begitu berat. Namun apabila saya tak mampu mengemban amanah ini dengan baik, tariklah kerah saya dan katakana…

Cewek romantis : I love you!! Jauh di dasar hati, aku masih mampu mengingat ucapan lembut itu. Di bawah gemurat jingga langit bogor dan semilir angin, kau berikan aku…

Jamu gendong : Beras kencur!! Beras kencur itu bagus untuk menghangatkan badan. Terdiri atas air beras, tanaman kencur, gula, jeruk purut dan juga….

Cewek GKJ Arogan: Baygon! Baygonnya mana nih! Gak di tenda, gak di aula, semuanya banyak nyamuk. Para nyamuk-nyamuk ini harus dibunuh dengan…

Pejuang Kemerdekaan: Pistol-pistol para penjajah!! Pistol-pistol itu takkan menyurutkan semangat kita sebagai para pahlawan kemerdekaan, meskipun dari pistol-pistol itu akan melesat…

Cewek romantic: Bunga-bunga mawar!! Bunga mawar yang kau berikan padaku di taman, yang menjadi saksi kenangan sukma, dilanda kidung candu asmara kita berdua. Karena cintaku padamu…

Ketua BEM : Atas dasar cinta dan ibadah pada Allah SWT! Bukan tahta atau pun dunia, melainkan memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan mahasiswa seluruhnya. Walaupun lelah…

Cewek GKJ arogan:  Yang penting lillah! Meskipun pelantikan GKJ ini melelahkan, yang penting menjalin ukhuwah dan kebersamaan dengan sesama karena kita adalah…

Semuanya: GARUDA KEADILAN JAKARTA…!!! MEMPERBAHARUI…!!





Pencarian:
  • puisi berantai islami
  • puisi berantai lucu
  • puisi berantai santri
  • puisi berantai tentang kemerdekaan
  • puisi berantai 5 orang
  • puisi berantai pramuka
  • puisi berantai perjuangan percintaan dan kemerdekaan
  • puisi berantai tukang pecel
  • puisi berantai 5 orang perempuan 
  • contoh puisi berantai

Monday, July 2, 2012

[ Pantun Cinta ] Love Is... Is



Cinta itu manissss…..
Lebih manis dari brownies
Lebih manis dari kue lapis
Karena Islam menaruhnya di tempat strategis
Efeknya bisa sangat fantastis!!
Tapi bisa rusak kalau berlebih dosis
Saat hilang hijab antar lawan jenis
Rasanya tiap hari kayak dihipnotis
Akal pun dikuasai iblis
Bikin Iman makin menipis
Sering denger lagu romantis
Nasihat datang langsung ditepis
Udah diputusin cuma bisa nangis
Katanya hati seperti diiris-iris
Ironis….
So, jangan obral syahwat dengan gratis
Bisa-bisa berakhir tragis
Pada masa depan tetap optimis
Karena jodoh sudah tergaris
Stay innocent and pure ya, sis!
Jagalah hatimu agar tetap higienis

_qonitanugeulis_

Sunday, May 22, 2011

[Puisi] Ketika Kehidupan Dipertanyakan


 
Puisi Kehidupan, Ketika Kehidupan Dipertanyakan.
Oleh : Thufailah Sungkar


Langit masih bertahta di singgasananya

Temani hari yang berputar setiap detiknya

Sejenak kata ingin lukiskan sebuah makna

Diatas kanvas putih yang tak ternoda

Iyakah semua ini nyata

Atau hanya sekadar dunia maya

Dan ku tak mengetahuinya…

Sedang tidur atau bangunkah aku?

Sedang bermimpi atau nyatakah aku?

Di bawah naungan awan

Laksana kapas yang begitu lembut

Dalam gulita kurenungi

Apa rahasia hidup ini

Yang kadang begitu menyakiti

Bagai pedang yang ingin menghunuskan

Tumpahkan darah

Kala waktu terbuang

Ketika asa teteskan air kesedihan

Kala hati begitu lemah dan rapuh

Selintas fikir merekah

Kapan senyum kan kusapa

Seara mentari fajar pagi

Yang tampak begitu indah

Laksana panorama yang sempurna

Namun akhirnya kusadari

Hanya Tuhan yang mengerti

Tentang skenario hidup ini

Yang kadang belum kuketahui

Tentang hikmah dari semua yang terjadi

Yang begitu indah bila dapat memaknai

Karena hidup adalah misteri

Yang harus dipecahkan

Karena hidup adalah teka-teki

Yang harus ditemukan jawabannya

Karena hidup adalah rangkaian puzzle

Yang harus disusun hingga sempurna

Bila hatiku meredup

Dalam benak ku ingat satu kata

Bahwa surai pelangi nyatakan satu pesan

“Segelap apapun keadaan yang terjadi dalam hidup, jangan pernah menutup mata untuk melihat kemungkinan, karena selalu ada peluang di sana.”


You Might Also Like:

Pencarian:
  • renungan puisi kehidupan
  • puisi kehidupan cinta
  • puisi sedih tentang kehidupan
  • kumpulan puisi perjuangan hidup
  • puisi tentang kehidupan sehari-hari
  • puisi perjalanan hidup yang menyedihkan
  • 1000 puisi kehidupan
  • puisi kehidupan islami

Friday, May 20, 2011

[Puisi] Mencari Makna Kehidupan


Puisi Kehidupan: Mencari Makna Kehidupan
Oleh : Tinna Hadyana Safitri
 
Sering aku termenung

Mencari makna tentang hidup

Tentang napas yang tak henti

Tentang tubuh yang masih berdiri

Sekilas pandang cakrawala

Rasakan kelembutan laut

Sadari kekuatan tanah tempat berpijak

Dan sang surya, yang tak pernah mengeluh

Sesaat mengalami cinta

Walau semu tapi terasa indah

Kadang menjerat dalam penderitaan

Mengotori jiwa dengan noda hitam

Atau juga terjatuh dalam keterpurukan

Pada kenyataan dunia yang tak terelakkan

Bahwa hidup tak selamanya mudah

Karena jurang kehidupan berada dimana-mana

Semakin lama aku berjuang

Aku semakin tidak mengerti

Akan apa yang sebenarnya disembunyikan hidup

Yang selalu menjadi teka-teki jiwa

Pertanyaan itu kian menggunung

Membangkitkan rasa penasaran

Yang tak jua terjawab

Memaksa hati tuk menjawab

Apa sebenarnya makna hidup



You Might Also Like:


Pencarian:
  • renungan puisi kehidupan
  • puisi kehidupan cinta
  • puisi sedih tentang kehidupan
  • kumpulan puisi perjuangan hidup
  • puisi tentang kehidupan sehari-hari
  • puisi perjalanan hidup yang menyedihkan
  • 1000 puisi kehidupan
  • puisi kehidupan islami
  • makna kehidupan dan kematian
  • filosofi makna hidup
  • arti hidup dan cinta
  • arti makna hidup
  • tujuan kehidupan
  • belajar tentang arti kehidupan
  • puisi arti hidup

[ Puisi Kematian ] Hanya 10


Puisi Kehidupan dan Kematian - Hanya 10
By: Tazkiyyatun Nafsiyah
Puisi ini Dimuat di Majalah Pondok Pesantren Husnul Khotimah



Huft.Huft.Huft.

Aku mulai menghitung nafas

Salah satu alveolus ini terisi

Ada tanya terbit di selipan rongganya

Duk.duk.duk

Aku mulai membilang lagi

Atrium terisi

Ventrikel susut

Ada heran yang terjadi di detik ke 5

Tiap pagi Tuhan tak akan alpa memberi oksigen

Namun kali ini, tinggal jatah akhirku

Di senja yang temaram

Tuhan tak pernah silap menyalakan kardia

Namun kali ini amat lemah kurasa degupnya

Beberapa ATP habis

Untuk menunggu jawabnya

Dan seluruh anggota selula menggelengkan kepala

Pertanda tidak di detik ke 6

Risaulah semua

Pecahlah dan mulai meremuklah aku di detik ke 7

Nukleus retikulum kromosom mitokondria

Sitoplasma karioteka peroksisom

Lisosom

Ribosom

Semua berdehem di detik ke 8

Menyindir roh yang tak juga mengerti

Mungkin sisa-sisa ATP cukup untuk membuatnya mafhum pada detik ke 9

Tapi jantung mulai menangis dan redup

Pembuluh darah kini sepi dan kosong

Dan detik ke 10

Alveolus mengeluarkan karbondioksida terakhirnya

Izroil pergi bersama roh, bersama sepotong pelajaran bisu

Aku tersudut, bersama sesal yang tersisa.


You Might Also Like:

Pencarian:
  • puisi kematian kahlil gibran
  • puisi kematian sahabat
  • puisi kematian cinta
  • puisi kematianku
  • puisi tentang kematian seseorang
  • puisi renungan kematian
  • puisi kematian untuk kekasih
  • syair kematian islam
  • puisi kehidupan dan kematian

Monday, April 11, 2011

Puisi Islami: Dalam Tahajudku

Aku sangat jarang membuat puisi, tapi suatu malam aku menulis puisi ini di diari dan mengalir begitu saja. Mungkin tidak sebagus buatan teman-temanku yg lain.


Waktu bergulir, merangkak cepat tanpa henti
Berlalu dan kusesali
Seakan sungai berarus deras yang menyeretku ke lautan
Andai aku bisa menciptakan lorong waktu
Perahu yang dapat melawan arus sungai waktu
Dan kembali ke masa lalu

Tapi itu semua paradoks...
Karena itu aku kesal, aku marah!
Ada gejolak batin yang sangat dahsyat
Keinginan untuk kembali ke tempat yang sangat jauh...
Sedetik yang lalu.. Sehari yang lalu.. Setahun yang lalu...
Tapi matahari tidak akan berjalan mundur
Dan sang waktu terus bergulir dalam dimensi
Dimensi kehidupan manusia dimana aku terperangkap

Aku ingin keluar! BYAR!
Melepaskan semua energi di suatu tempat bersandar...
Kumengerti tanpa kutanya kenapa
Dan tidak serumit kehidupan manusia yang penuh dengan hukum fisika

Ingin aku menggapai-Mu
Melupakan semua resah yang membuatku tak bisa bernapas
Ingin aku menyemai cinta dalam buaian-Mu
Hanyut dalam indah cinta kasih-Mu

Ingin aku lupakan dunia ini
Sejenak...
Menangis karena takut akan azab-Mu
Dan berduaan dengan-Mu
Di suatu malam saat langit dengan setia menjadi tempat
Bagi kerlap-kerlip bintang yang bergandengan erat

Allah...
Dalam tahajudku ini,
Kurasakan kerinduan yang membanjiri otak dan hatiku
Kerinduan akan berebah dalam segala nikmat dan rasa sayang-Mu
Yang tak terbatas...

Friday, July 16, 2010

[ Puisi Islami ] Oh Ikhwan...


Puisi Oh Ikhwan.

Ikhwan….oh…. ikhwan
walopun gk begitu rupawan
alias modal tampang pas-pasan
tapi, tetep aza tebar senyuman

oh….ikhwan….
Gayanya sih bisa ditebak dan keliatan
jenggot melambai, baju koko ‘n celana goyang murahan
sesekali komat-kamit sambil jalan ( maksoed’a zikir )

oh…ikhwan…..
Nyarinya susah-susah gampang
kadang di masjid,mushola, kampus or sekolahan
mungkin juga lagi nyari sampingan
buat biaya walimahan ( he…he..he….21x )

oh…ikhwan…
anehnya kalo lagi jalan
ngukurin tanah apa nyari’ koin wan ???
ooo….ternyata jaga pandangan….

ikhwan….ikhwan…..
lucunya kalo akhwat sedang berpapasan
langsung minggir, acuh tak acuh kayak musuhan
( gubrak…!!! ) appan tuh wan ??
eh..eh.. ternyata dia jatuh,, kagak liat ada selokan !

oh…….ikhwan
apa semuanya begitu wan..???
ada gak sih ikhwan yang jelalatan…???
boleh gak sih “Tepe-Tepe” ke akhwat wan ???
kan dah dibilang murabbi dalam liqo’an !!

Yang bukan ikhwan,,pasti kagak ditunggu malaikat ridwan
yang bukan ikhwan gampang bgt didapatkan
tapi,,kalo ikhwan,,,yang tebal iman,,,dicari butuh tantangan..
karena ikhwan,, nggak doyan perempuan
melainkan lebih milih akhwat sebagai pasangan,,,


Sumber: Edjaa.blogspot.com

You Might Also Like:


Pencarian:
  • puisi cinta seorang ikhwan
  • surat cinta seorang akhwat untuk ikhwan
  • puisi akhwat untuk ikhwan
  • puisi ikhwan sejati
  • teruntuk seorang ikhwan soleh
  • puisi untuk ikhwan
  • puisi untuk akhwat
  • ikhwan akhwat
  • surat teruntuk ikhwan

Related Posts Plugin by ScratchTheWeb